Di Publish Pada Tanggal : Senin, 30 April 2018 05:55 WIB

Peduli UKM, Mayora Group Tata Loksem JU 40 Menata Pedagang Kaki Lima

Jakarta, HanTer - PT Mayora Indah Tbk kembali berkolaborasi bersama Dinas UMK dan Perdagangan Jakarta Utara, menata para pedagang kaki lima di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara dengan membangun Lokasi Sementara (loksem) Teh Pucuk Harum Kuliner JU 40 Kelapa Puan. 
 
Menurut Nasional Sales Promtion Heath Mayora Group Henry DK, pembangunan Loksem JU 40 Kelapa Puan bertujuan untuk menata para pedagang kaki lima yang awalnya mempunyai lokasi dagang yang kurang layak, bisa memiliki lokasi yang layak bersih dan rapi. 
 
“Penataan pedagang kali sebagai bentuk apresiasi managemen atas kepercayaan masyarakat kepada prodak kami dan merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR),” katanya, Sabtu (28/4/2018).
 
Dikatakan Henry, Loksem ini bisa menjadi alternatif tujuan wisata kuliner khususnya bagi yang tinggal disekitar Kelapa Gading.
 
"Disini ada 50 pedagang yang bergabung dengan berbagai jenis makanan dan minuman kita harapkan bisa menjadi tujuan wisata kuliner,” ujarnya. 
 
Alhasil, dengan di bangunnya loksem tersebut berharap masyarakat belajar untuk  tidak berdagang seenaknya dan membeli dagangan PKL di pinggir jalan. Karena ini ibu kota negara, jadi harus tetap tertib dan bersih.
 
Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad menegaskan kepada para pedagang yang berada di Lokasi Loksem JU 40, Kelapa Puan, Kelurahan Kelapa Gading bukan tempat selamanya. 
 
Ia mengatakan, sesuai dengan tata ruang (RTRW) Loksem JU 40 peruntukkannya bukanlah untuk berdagang. Artinya lokasi yang ditempati sedikitnya 50 pedagang itu sewaktu-waktu bisa tidak ada atau dengan kata lain tidak permanen.
 
"Untuk para pedagang, jangan niatkan lokasi ini seumur hidup untuk berdagang. Namun pedagang harus punya semangat jika suatu saat akan memiliki ruko sendiri,"ujarnya.
 
Ditambahkannya, bahwa lokasi para pedagang Loksem JU 40 berada di pinggir jalan merupakan jalur hijau. 
 
"Karena ini hanya lokasi sementara, saya harap para pedagang untuk dapat mengembangkan usahanya ke yang lebih besar. Contohnya dulu berdagang di gerobak dan sekarang berdagang di loksem dan seterusnya," tambahnya. 


(romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats