Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 27 April 2018 13:13 WIB

Kadin DKI Siap Dukung Pembangunan DKI Jakarta

Jakarta, HanTer - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Eddy Kuntadi menyambut baik langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mengandeng Kadin sebagai mitra kerja. Kadin DKI Jakarta akan terus menjadi organisasi yang profesional, mandiri dan responsif dalam menghadapi perkembangan ekonomi nasional, regional dan global khususnya perekonomian Jakarta. 
 
"Tadi diutarakan pak Wagub, khusus rumah DP 0 Rupiah pemerintah hanya 20 persen, sisanya investasi dari kami," ujar Eddy Kuntadi disela - sela Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) V I 2018 di Jakarta, Kamis (26/4/2018).
 
Rapat Kadin yang dihadiri Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno ini bertema "Meningkatkan Sinegitas Kadin dan Pemerintah Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan dan Berdaya Saing" dan Sub Tema "Memperkokoh Peran Kadin dan Dunia Usaha Dalam Pembangunan Infrastruktur untuk Meningkatkan Pertumbuhan Perekonomian Jakarta”. 
 
Eddy menegaskan, dunia usaha selalu siap untuk bermitra dengan pemerintah. Namun demikian, secara teknis terkait proses perizinan, persiapan, sampai masalah pembiayaan akan dibicarakan lebih lanjut. Eddy pun mengaku ingin secepatnya melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov DKI untuk melanjutkan program kemitraan ini. Agar secara konkret program bisa berjalan.
 
"Ke depan kami bersama Pemprov akan lebih konsentrasi pada UMKM," ujarnya.
 
Eddy menuturkan, untuk mewujudkan tema dan sub tema rapat Kadin, maka pihaknya berupaya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan perekonomian. Percepatan pembangunan infrastruktur juga guna mewujudkan Jakarta menjadi kota jasa, Jakarta Services City, yang handal dan kompetitif.
 
Eddy mengakui, pembangunan Jakarta sebagai ibukota negara membutuhkan banyak dana, terutama untuk membangun inirastruktur,  pembangunan pemukiman dan perumahan. Selain itu juga untuk  pebangunan fisik prasarana dan sarana transportasi, tenaga listrik, penyediaan air bersih dan air minum, telekomunikasi, prasaran dan sarana perdagangan, industry dan pengendalian banjir. Oleh karena itu untuk mewujudkannya diperlukan peran aktif pelaku usaha. 
 
"Baik pelaku usaha nasional maupun pelaku usaha asing, mengingat keterbatasan anggaran Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," paparnya.
 
Lebih lanjut Eddy mengatakan, peran swasta nasional maupun asing saat ini makin dibutuhkan dalam pembangunan perekonomian nasional maupun pembangunan di Provinsi DKI Jakarta. Buktinya sebagian besar proyek proyek pembangunan infrastruktur dan perumahan dilaksanakan oleh swasta,  Apalagi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional hingga kini masih menjadi incaran para investor. 


(safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats