Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 14 Maret 2018 23:50 WIB

OJK: Nasabah Kehilangan Uang Kerap Terjadi di Perbankan

Jakarta, HanTer - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penyadapan data seperti yang diduga terjadi kepada nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) di Kediri, Jawa Timur.

"Itu akan kami perbaiki ke depannya, banyak pelajaran yang dipetik. Ya harus hati-hati," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, ditemui usai peresmian bank wakaf mikro di Banten, Rabu (14/3/2018).

Ia mengatakan bahwa kasus-kasus menyangkut kehilangan uang nasabah seperti yang terjadi di Kediri tersebut memang sering terjadi. "Hal-hal kecil seperti itu sering terjadi," kata Wimboh.

Sebelumnya, sejumlah nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) di Kabupaten Kediri mengadukan adanya pengurangan saldo rekening. Padahal, nasabah yang bersangkutan merasa tidak melakukan transaksi. Para nasabah berharap ada penjelasan secara resmi dari pihak bank terkait dengan kejadian tersebut, terlebih lagi kejadian itu tidak hanya menimpa satu orang.

Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi akan melakukan penyelidikan terkait dengan saldo nasabah yang berkurang secara misterius. Ia menilai dugaan sementara berkurangnya saldo nasabah tersebut akibat "skimming" atau penyadapan data nasabah.

Terpisah, Direktur Digital Banking dan TI BRI Indra Utoyo mengatakan, berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian hilangnya dana nasabah di Kediri tersebut terjadi karena adanya kejahatan skimming.

"Ini adalah kejahatan perbankan, caranya adalah data nasabah pada kartu debit dicuri dengan menggunakan perangkat skimmer yang dipasang pada mesin ATM," kata Indra.

Namun, sambung dia, BRI akan bertanggungjawab penuh terhadap kerugian yang dialami nasabahnya apabila hasil investigasi menunjukkan bahwa kebocoran dana di rekening terbukti karena kejahatan skimming. 

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats