Di Publish Pada Tanggal : Senin, 05 Maret 2018 20:05 WIB

Siap Jadi Capres 2019

DR Rizal Ramli Menargetkan Pertumbuhan Ekonomi 10 Persen

Jakarta, HanTer - Mantan Menko Kemaritiman RI, Rizal Ramli menyatakan dirinya siap siap memimpin Indonesia agar lebih baik, lebih adil, dan lebih makmur. Untuk itu, mantan Menko Perekonomian ini menargetkan pertumbuhan ekonomi 10 persen.

“Dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang besar, rakyat yang rajin dan ingin bekerja, kami yakin ekonomi Indonesia bisa kita tingkatkan ke 10% di tahun 2019-2024. Dengan pertumbuhan ekonomi tinggi tersebut, akan banyak tersedia lapangan kerja, upah akan meningkat dan kemiskinan akan berkurang,” kata Rizal Ramli.

Target pertumbuhan ekonomi 10 persen itu disampaikan Rizal Ramli saat mendeklarasikan dirinya siap maju menjadi capres 2019, di kediamannya di Jalan Bangka IX Jakarta Selatan, Senin (5/3/2018).

Salah satu hal yang mendorong mantan Menteri Keuangan ini maju sebagai capres, adalah kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya stagnan pada angka 5 persen.

Rizal Ramli mengaku sudah berjuang agar bangsa Indonesia lebih sejahtera sejak duduk sebagai mahasiswa kira-kira 40 tahun lalu. “Berbagai ide perbaikan tersebut saya jelaskan terbuka. Banyak yang kemudian menggunakannya untuk bahan kampanye dan pencitraan, tetapi tidak pernah dilaksanakan,” ujarnya.

Itulah sebabnya, mantan Kabulog ini, memutuskan ide perbaikan tersebut harus dilakukan sendiri. “Itulah sebabnya saya akhirnya mau bergabung dengan kekuasaan Gus Dur. Dan Gus Dur memberikan kewenangan penuh sehingga kami bisa melaksanakan gagasan secara maksimal,” paparnya.

 Hasilnya dalam 21 bulan: Economic growth: 3% ke 4,5%, Utang luar neger berkurang US$ 4,15 miliar, Ekspor naik 2x. gaji PNS naik2x (125%), Gini index terendah sepanjang sejarah (0,31).

Dalam banyak kasus lain, lanjut Rizal Ramli, Presiden diintervensi oleh kekuatan-kekuatan besar di dalam dan luar negeri sehingga kebijakan yang baik dibatalkan. “Itulah alasan mengapa saya memutuskan "siap memimpin Indonesia tahun 2019-2024,” paparnya.

Alasan lain dia menyatakan bersedia memimpin Indonesia, antara lain ada rasa kurang nyaman, kegelisahan kolektif sebagai bangsa dalam berbagai hal seperti contohnya kerukunan berbangsa, keadilan, dan demokrasi.

Sejak mahasiswa, 40 tahun yang lalu, Rizal Ramli memperjuangkan Indonesia yang demokratis dan lebih baik. Tetapi ironis bahwa ada gejala kemunduran demokrasi. Ada keinginan Demokrasi saat ini tidak membawa kemakmuran, kecuali untuk kalangan elit. Kamu ingin mengubah demokrasi sehingga membawa kemakmuran untuk semua, untuk rakyat Indonesia.

Menurutnya, demokrasi hanya bermanfaat jika disertai keadilan. Saat ini banyak ketidakadilan, hukum yang dijadikan alat kekuasaan. Tugas kita semua untuk mengubah sehingga keadilan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. 


(Alee)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats