Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 28 Februari 2018 18:15 WIB

KAI Hadirkan Tarif Khusus Idle Seat

Jakarta, HanTer - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan tarif khusus idle seat dalam upayanya mendukung pemerintah untuk mengurai kemacetan di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo mengatakan, tarif khusus idle seat berlaku sejak 22 Februari 2018.

“Mulai 22 Februari 2018 PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan strategi dengan memanfaatkan idle seat atau tempat duduk yang tersedia pada jarak tertentu, dengan dikenakan tarif khusus yang berlaku pada semua KA Komersial pemberangkatan dari dan Ke stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi,” kata Edy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/2/2018).

Dengan adanya tarif khusus ini, ucap dia, para penumpang diharapkan semakin tertarik menggunakan moda transportasi kereta api.

“Tapi juga diingatkan kembali kepada para pengguna jasa yang sudah memiliki tiket supaya memperhatikan jam keberangkatan kereta apinya agar tidak tertinggal. Mengingat kondisi lalu lintas di kota Jakarta yang semakin padat,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar calon penumpang KA yang ingin memanfaatkan pelayanan idle seat ini harus memperhatikan ketentuan-ketentuan penjualan tiket dengan tarif khusus. Diantarnya, penjualan dilakukan mulai dua jam sebelum jadwal keberangkatan KA di stasiun pemberangkatan. “Dengan catatan selama tiketnya masih tersedia,” kata dia.

Selain itu, tarif khusus tidak berlaku pada KA Fakultatif atau Tambahan serta KA dengan PSO (Public Service Obligation) atau kereta bersubsidi, seperti KA Matarmaja, KA Bengawan, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Tegal Ekspres, KA Serayu, KA Brantas. Tiket dengan tarif khusus ini juga tidak dapat direduksi, kecuali bagi penumpang anak usia dibawah tiga tahun.

 

 

 


(Alee)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats