Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 03 Februari 2018 09:37 WIB

Selama Tidak Ganggu Keselamatan Pramugari Boleh Berbusana Muslim

Jakarta, HanTer-- Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso mengatakan, keselamatan penerbangan menjadi salah satu tugas penting pramugari selama proses penerbangan berlangsung, dimulai dari penumpang masuk ke dalam pesawat sampai dengan ke luar pesawat.

“Pramugari harus dibekali dengan pelatihan tugas-tugas terkait keselamatan, dan mereka mendapatkan pelatihan akan diberikan sertifikat resmi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara selaku regulator penerbangan nasional,” kata Agus di Jakarta.

Selain keterampilan yang diberikan pada saat pelatihan, pramugari juga dibekali dengan perlengkapan  keselamatan penerbangan, seperti peralatan P3K, jaket pelampung dan pakaian yang sesuai dengan standar keselamatan penerbangan.

“Selama desain seragam pramugari tersebut tidak mengganggu tugas terkait tugas keselamatan penerbangan dan kesopanan, maka diperbolehkan digunakan selama penerbangan, termasuk menggunakan pakaian muslim,” tambah Agus.

Pernyataan Agus Santoso ini menanggapi berbagai pertanyaan terhadap himbauan Bupati Aceh Besar kepada para pramugari agar menggunakan pakaian muslim selama melakukan penerbangan ke Aceh. Agus mengapresiasi himbauan tersebut sebagai salah satu kearifan lokal Nanggroe Aceh Darussalam sebagai provinsi istimewa di Indonesia.

“Saya mengapresiasi positif himbauan Bupati Aceh Besar agar pramugari yang bertugas selama penerbangan ke Aceh untuk menggunakan pakaian muslim. Maskapai diharapkan membuat desain seragam muslim bagi pramugari yang bertugas ke daerah Aceh, yang tidak melanggar kaidah keselamatan penerbangan,” jelas Agus. 


(Alee)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats