Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 26 Januari 2018 20:59 WIB

Kemenhub Alokasikan Rp30 Miliar Pengembangan Bandara Wiriadinata

Jakarta, HanTer - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) alokasikan anggaran senilai Rp30 miliar untuk pengembangan Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya pada 2018 ini.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menyatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan rencana aksi untuk mensikapi kebutuhan masyarakat parahiangan timur dan selatan akan perkembangan Bandara Wiriadinata yang terus meningkat.

Selain itu, kata dia, juga untuk mengembangkan konektivitas jalur udara di wilayah selatan pulau Jawa dan meningkatkan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

"Sejak dibuka oleh Presiden Joko Widodo menjadi bandara komersial pada awal Juli tahun 2017 lalu, Bandara Wiriadinata berkembang pesat dan berhasil ikut mengembangkan perekonomian daerah sekitar" ujar Agus, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Menurut Agus, perkembangan Bandara Wiriadinata yang berhasil mengembangkan perekonomian daerah sekitarnya adalah bukti nyata dukungan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian terhadap  program Nawacita Pemerintahan Joko Widodo. Terutama Nawacita ke-3 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.  Serta Nawacita ke-7 yaitu Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Berdasarkan data yang diterima Kemenhub, kata  Agus, ikut menumbuhkan perekonomian Tasikmalaya yang mencapai 6,7 persen pada tahun 2017 lalu. Sedangkan dari sisi komersial, tingkat keterisian pesawat ATR 72-500 yang dioperasikan maskapai Wings Air di bandara ini sudah mencapai 80 persen, angka ini bukan dikarenakan tidak penuh namun karena keterbatasan panjang landasan sehingga pesawat tidak diizinkan memuat penuh penumpang.

"Sayangnya karena panjang runway yang belum mencukupi, pesawat sejenis ATR 72 belum bisa beroperasi maksimal. Jadi dengan perpanjangan runway nantinya pesawat bisa beroperasi maksimal sehingga penumpang yang diangkut bisa lebih banyak lagi," lanjut Agus.

Ia menuturkan, pengembangan bandara meliputi erpanjangan landas pacu 200 m x 30 m (termsuk box culvert, strip dan Resa) sehingga landas pacu Bandar Udara Wiriadinata menjadi 1600 m x 30 m.

Selain itu, pembuatan taxiway 23 m x 75 m dan apron 80 m x 100 m, pembangunan gedung terminal 1.000 m2, pembuatan jalan akses ke terminal dan lahan parkir 2.500 m2, dan pekerjaan pengawasan pengembangan bandara. “Semua pekerjaan konstruksi tersebut menggunakan konsep Design and Build dan sudah dilaksanakan lelang tidak mengikat hingga tahap evaluasi,” ujarnya.

 


(Alee)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats