Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 17 Januari 2018 12:20 WIB

Direktur Pemasaran Pertamina Harus Orang Dalam yang Profesional

Jakarta, HanTer - Tersiar kabar Direktur Pemasaran PT Pertamina, M Iskandar akan diganti. Menanggapi kabar tersebut, pengamat kebijakan energi Sofyano Zakaria meminta Presiden dan Menteri BUMN untuk mempertimbangkan pengganti Iskandar, selain pejabat karier yang profesional, juga harus paham serta menguasai sektor pemasaran dan distribusi.

“Jika benar Direktur Pemasaran Pertamina akan diganti, saya himbau pemerintah untuk mempertimbangkan agar pengganti Direktur sekarang juga harus dari orang dalam. Selain orang karier yang profesional, dia juga harus paham serta menguasai benar sektor pemasaran dan disttrubusi,” kata Sofyano di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) yang pernah dianugrahi penghargaan oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu sebagai Sahabat FSPBB ini menambahkan, Direktorat Pemasaran dan Niaga Pertamina adalah sebuah direktorat yang sangat terkait langsung dengan hajat hidup orang banyak.

“Karenanya untuk memimpin direktorat ini harus orang yang terbukti pernah dan mampu bekerjasama dengan pekerja Pemasaran. Artinya Direktur Pemasaran haruslah orang yang diterima oleh akar rumput di Direktorat Pemasaran,” tukasnya.

Sofyano menambahkan, disamping profesionalisme, memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan manajerial, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina harusnya  orang karier pemasaran yang terbukti pernah melalui jenjang-jenjang karier di Direktorat Pamasaran yang menggeluti langsung tupoksi yang ada di pemasaran dan niaga.

“Seperti yang terjadi selama ini, yang selalu diangkat sebagai Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina adalah orang karier yang pernah duduk sebagai Senior Vice Presiden di lingkungan Direktorat Pemasaran dan atau Direktur Utama dari Anak Perusahaan Pertamina yang terkait langsung dengan Direktorat Pemasaran,” paparnya.

Sofyano mewanti-wanti Pemerintah untuk memperhatikan dan mempertimbangkan hal ini, karena Direktorat Pemasaran punya peran yang teramat khusus dan strategis terkait dengan stabilitas sosial politik ekonomi negeri ini.

“Fungsi dan peran direktorat lain di Pertamina tidak se-khusus Direktorat Pemasaran. Isu atau riak kecil di Pemasaran dan Niaga Pertamina bisa berdampak terhadap jalannya distribusi BBM dan elpiji di negeri ini. Kalau  bermasalah tentu bisa menimbulkan persoalan besar bagi Pemerintah,” ujar Sofyano.

Menurutnya, tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik berkaitan dengan Pilkada serentak, Pemilu dan Pilpres. Peranan direktorat Pemasaran dan Niaga Pertamina dalam menyediakan dan mendistribusikan BBM dan elpiji bagi rakyat sangat berpengaruh besar terhadap tahun politik ini.

“Karenanya Pemerintah harus cerdas dalan membuat keputusan terkait posisi Direktur Pemasaran Pertamina. Artinya jika benar perlu dan harus diganti maka ini harus dipastikan dipilih orang yang minim resisten, handal dan diterima oleh akar rumput di Pemasaran Pertamina,” papar Sofyano.


(Danial)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats