Di Publish Pada Tanggal : Senin, 08 Januari 2018 22:55 WIB

Bandara DC Saudale Beroperasi

Kemenhub Harapkan Perekonomian di Pulau Rote Berkembang

Jakarta, HanTer - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah merampungkan pembangunan Bandara DC Saudale, di Pulau Rote. Pembangunan bandara ini merupakan salah satu komitmen Kemenhub untuk mengembangkan konektifitas transportasi di wilayah terluar Indonesia.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, pembangunan Bandara DC Saundale ini untuk lebih mengembangkan perekonomian di pulau paling selatan Indonesia tersebut.

“Selain itu, sebagai pulau paling selatan terluar dari Indonesia, posisi pulau Rote sangat strategis dari sisi pertahanan - keamanan dan kemanusiaan. Dengan adanya transportasi udara yang cepat, selamat, aman dan nyaman, kita juga bisa ikut menjaga pertahanan dan keamanan negara dan membantu dari sisi kemanusiaan bagi warga di Pulau Rote dan sekitarnya,” kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/1/2018).

Agus menerangkan, dimensi Bandara DC Saudale Rote saat ini mempunyai panjang landas pacu adalah 1.650 m x 30 m, taxiway 75 m x 17 m dan apron berukuran 120 m x 85 m.  

Selain itu bandara tersebut juga dilengkapi dengan terminal penumpang seluas 1.170 meter persegi dan gedung operasional yang terdiri dari gedung perkantoran, gedung navigasi penerbangan NDB, gedung workshop, menara ATC, gedung PKP-PK dan gedung PH.

Dengan fasilitas-fasilitas di Bandara DC Saundale tersebut, cukup bagi operasional penerbangan dan membantu pergerakan dari dan ke bandara Rote dengan penerbangan 2 kali sehari (dua kali datang dan dua kali berangkat) oleh maskapai penerbangan. 

“Pesawat yang bisa beroperasi adalah sekelas ATR 72- 500/ 600 dengan kapasitas angkut 72 seat yang cukup untuk mengakomodir kebutuhan penduduk di P Rote ini. Selama ini, selain moda udara juga masih ada moda lain lagi yaitu kapal cepat dengan kapasitas 250 penumpang berangkat 2 kali sehari dengan rute Rote- Kupang- Rote.”

Saat ini Bandara DC Saundale sudah melayani penerbangan dari maskapai Wings Air dengan rute Rote-Kupang pp dengan menggunakan pesawat ATR 72-600.

Sebagai informasi, Ditjen Perhubungan Udara juga telah membangun infrastruktur berupa 15 bandara baru dan membuat konektifitas baru antar wilayah dengan membuka 85 rute penerbangan baru selama tahun 2017. (Alee)

 


(Alee)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats