Di Publish Pada Tanggal : Senin, 04 Desember 2017 13:45 WIB

Fakta Menarik Dibalik Truk Tangki Pertamina

Jakarta, HanTer - Mobil atau truk tangki berwarna khas merah dan putih milik Pertamina, sering kita jumpai baik saat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) maupun saat melintas di jalan raya. Angkutan ini memiliki andil besar dalam menyalurkan distribusi produk Bahan Bakar Minyak (BBM), seperti bensin, solar, dan pertamax di seluruh SPBU.  Tanpa mereka tentu penyaluran BBM akan terganggu.

Namun tak semua orang mengetahui mobil tangki ini, ternyata menyimpan beberapa fakta menarik. Berikut beberapa hal menarik dari mobil itu yang disampaikan oleh salah satu petugas Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Jakarta Group di kawasan Plumpang, Jakarta Utara dalam acara Pertamina Citizen Journalist Edutrip 2017, belum lama ini seperti dilansir Liputan6.com.

1. Isi Jenis BBM Bervariasi

Jika Anda mengira bahwa mobil tangki Pertamina hanya mengangkut satu jenis BBM saja, berarti Anda telah salah. Faktanya, isi mobil tangki Pertamina dapat diisi berbagai macam jenis BBM. Dalam satu mobil tangki bisa memuat solar, bensin, dan pertamax sekaligus. Ini tergantung daya tampung tiap mobil tangki.

2. Dipisahkan dengan sekat

Di dalam mobil tangki Pertamina terdapat sekat atau pemisah. Ini diperuntukan agar isi jenis BBM yang satu dengan yang lain tidak tercampur.

Dengan adanya sekat juga berfungsi agar BBM yang ada di dalam mobil tangki Pertamina tidak mengalami kebocoran karena terkena goncangan dari luar. Adapun jumlah sekat tiap mobil tangki juga berbeda. Sekat bisa berjumlah 1, 2, 3, 4, dan bahkan 5.

3. Pengisian Jenis BBM Sesuai Permintaan

Isi jenis BBM yang diangkut mobil tangki Pertamina ternyata tidak penuh sampai batas maksimal atau tidak penuh satu tangki. Jenis BBM yang diisi ke mobil tangki disesuaikan dengan permintaan SPBU.

Kebutuhan BBM tiap SPBU pun berbeda-beda. Pengisian BBM ke mobil tangki juga sesuai permintaan yang masuk.

Adapun daya tampung tiap mobil tangki ialah:

8 kiloliter (kl) = 8.000 liter

16 kl = 16.000 liter

24 kl = 24.000 liter

32 kl = 32.000 liter

40 kl = 40.000 liter

 

4. Mobil Tangki Tidak Isi Bensin di TBBM

Mobil tangki juga tetap menggunakan solar. Meski mobil tangki menampung banyak BBM, namun isi bensin untuk mobil tangki tidak diambil dari sana. Dan meskipun TBBM merupakan tempat penampungan BBM, mobil tangki juga tidak mengisi bensin di sana. Mobil tangki Pertamina memiliki tempat sendiri untuk mengisi bahan bakarnya.

5. Dibawa oleh Sopir Profesional

Standar kecepatan untuk mobil tangki dalam posisi kosong kecepatan maksimalnya hanya boleh 60 km/jam, sementara untuk mobil tangki yang berisi, kecepatan maksimalnya hanya 40 km/jam. Selain itu, saat mengendarai mobil tangki harus menggunakan rem dengan tepat.

Ketentuan ini harus diterapkan agar mobil tangki tidak terbalik atau mengalami kecelakaan. Oleh karena itu, dibutuhkan sopir profesional untuk membawa mobil tangki Pertamina. 


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats