Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 19 November 2017 22:05 WIB

Atasi Persoalan Ketersediaan Pangan Ibukota

Anies - Sandi Diminta Maksimalkan 29 Counter Agro Outlet di Pasar Induk

Jakarta, HanTer - Pertanian merupakan sektor andalan dalam penerimaan negara yang dapat memberikan kontribusi sangat besar. Pasalnya, pertanian adalah sektor yang bersentuhan langsung dengan kehidupan mayoritas masyarakat Indonesia. Hal ini lazim bagi negara berkembang yang memiliki potensi sumberdaya alam melimpah serta sumber daya tenaga kerja yang murah. 
 
"Indonesia dengan potensi alam yang melimpah, patut diperhitungkan oleh negara-negara di kawasan Asia bahkan dunia, karena secara langsung, Indonesia mampu mempengaruhi pasar dunia,” kata Zakeus Rumpedai dalam bedah buku hasil karyanya di Gedung Alumni IPB, Bogor, Sabtu (18/11/2017) kemarin.
 
Menurutnya, Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) Jakarta Timur adalah daerah tujuan pemasaran terbesar produk komoditi pertanian, yang mencakup wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara. Data dari pengelola agro outlet PIKJ menunjukkan bahwa jenis komoditi sayur-sayuran dan buah-buahan yang dipasok selalu mengalami peningkatan setiap saat.
 
Harga bahan baku komoditas sayur dan buah di PIKJ selama ini ditentukan bersama oleh pedagang dan pemasok, walaupun dalam implementasinya, dominan dipengaruhi oleh para pedagang. 
 
Permasalahan terbesar yang terjadi di PIKJ adalah proses transaksi yang terjadi belum bisa diakses penuh atau dilakukan secara terbuka bagi petani produsen. Hal ini disebabkan oleh minimnya transparansi informasi harga pada tingkat pedagang dalam upaya monopoli untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.
 
Menurut Zakeus yang akrab dipanggil dengan Jack ini, kecenderungan tersebut dianggap sebagai tindakan mafia perdagangan, yang dapat mengakibatkan timbulnya risiko permintaan jenis komoditi sayur dan buah dan juga dapat menyulitkan petani produsen dalam mengakses harga. 
 
Untuk itu, pemuda berdarah Papua ini menyarankan, perlu praktik pengembangan agribisnis pada tingkat hulu dan hilir untuk meningkatkan ketahanan pangan yang efektif, efisien, sinergi dan saling menguntungkan. 
 
"Selain itu diperlukan upaya memperpendek mata rantai distribusi pangan dan adanya agro outlet di PIKJ berfungsi dalam mengefektifkan mata rantai perdagangan tersebut," paparnya.
 
Jack menambahkan, Agro outlet di PIKJ diharapkan dapat berfungsi sebagai fasilitas strategis bagi semua pihak agar ikut terlibat, terutama bagi daerah-daerah penghasil sumber pangan. 
 
Berdasarkan hasil pengamatannya di lapangan, terlihat bahwa bangunan agro outlet sebanyak 29 counter tersebut, belum dimanfaatkan secara maksimal dalam menjawab persoalan ketersediaan pangan yang dirancang oleh pemerintah DKI Jakarta.
 
Langkah ini dilakukan pemerintah DKI Jakarta dengan membangun fasilitas stand/counter untuk mengajak pemerintah daerah sebagai mitra penyediaan produsen pangan, dengan harapan agar efektif dan efisien, serta saling bersinergi sehingga menguntungkan pihak-pihak yang bekerjasama. 
 
Namun pada kenyataannya tidaklah demikian, dalam artian agro outlet pada saat ini tidak berjalan sesuai perencanaan dan jauh dari prinsip awal agro outlet.
 
Dalam pernyataan penutupnya, Jack yang juga merupakan aktivis GMKI ini, menyarankan kepada gubernur terpilih agar agro outlet di PIKJ dapat berjalan dengan baik yaitu: Adanya keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan promosi pertanian tingkat nasional dan merancang program promosi yang bervariasi, berdasarkan keunggulan dan nilai pemanfaatan agro outlet.
 
Pengelolaan agro outlet PIKJ harus diserahkan kepada pihak swasta di luar PD Pasar Jaya, sebagai solusi terbaik dalam mengatur sistem yang berbasis pada bisnis.Dilakukan perombakkan struktur, karena yang ada saat ini sangat tidak efektif.
 
"Ini saatnya bagi gubernur baru untuk mulai menata persoalan pangan Jakarta dan sekaligus terlibat untuk penataan pangan secara nasional dan tentunya tidak kalah penting dibanding persoalan kemacetan dan banjir di Jakarta," pungkasnya.


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats