Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 18 November 2017 23:24 WIB

Tol Jakarta-Surabaya Ditarget Beroperasi Lebaran 2018

Jakarta, HanTer - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi optimistis jalan tol Jakarta-Surabaya bisa dioperasikan Lebaran 2018, sehingga arus lalu lintas arus mudik dan balik berjalan lebih lancar.

"Kami mengapresiasi kerja keras Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dapat merealisasikan jalan tol Jakarta-Surabaya," kata Menhub saat peresmian perumahaan Citra Maja Raya di Kabupaten Lebak, seperti dilansir Antara Sabtu (18/11/2017).

Menhub menuturkan, diperkirakan jalan tol Jakarta-Surabaya bisa dioperasikan Lebaran 2018 dan selanjutnya dibangun jalan tol Surabaya-Banyuwangi tahun 2019. "Kami yakin jalan tol Jakarta-Surabaya dapat memobilisasi pertumbuhan ekonomi masyarakat cukup besar," katanya menjelaskan.

Menurut Menhub, keberhasilan kerja Menteri PUPR juga dengan dioperasikan jalan tol Becakayu.
Padahal, pembangunan jalan tol Becakayu sudah belasan tahun mangkrak. Namun, Menteri PUPR bisa merealisasikan dalam satu tahun sudah bisa dioperasikan guna akses kelancaran lalu lintas.

Karena itu, pihaknya berharap jalan tol Serpong-Maja dan Balaraja-Maja bisa direalisasikan tahun depan.
"Kami mendorong Citra Maja Raya menjadi kota terpadu dengan angkutan transportase kereta api dan jalan tol," katanya.

Ia juga mengatakan, mengapresiasi perusahaan swasta dapat membangun infrastuktur,seperti yang dilaksanakan oleh Citra Raya Maja. Sebab, jika pembangunan infrastuktur itu dibebankan pada pemerintah saja tentu anggaranya relatif terbatas.

Pihaknya mendorong perusahaan swasta dapat membantu pemerintah untuk membangun infrastuktur.
"Kami berharap pembangunan infrastuktur bisa meningkatkan populasi pertumbuhan manusia juga peningkatan ekonomi," katanya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan kota terpadu ini dibangun atas kesepakatan antara pemerintah pusat, Provinsi Banten, Kabupaten Lebak dan pihak swasta. 

Maja menjadi salah satu kota baru yang dikembangkan bersama 10 kota lain di Indonesia. 
Kota ini, kata Basuki, bisa menjadi kota yang mandiri ke depan dan diperkirakan akan menampung 1,2 juta jiwa warga Jakarta ke Citra Maja Raya.

Untuk mengembangkan kota terpadu ini, juga akan dilakukan pengembangan termasuk stasiun Maja dan akan ada pembangunan tol Serpong-Balaraja yang akan dikembangkan oleh pihak swasta sebagai penunjang kota terpadu. 

"Kota Maja di sebelah barat Jakarta tentu dapat mengendalikan urbanisasi agar orang tidak perlu ke Jakarta," katanya. 


(Abe/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats