Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 15 November 2017 11:33 WIB

Pelindo IV Terapkan Windows System

Makassar, HanTer - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menggelar Business Gathering 2017 yang mengangkat tema“Meningkatkan Konektivitas Wilayah Indonesia Timur untuk Mendukung Percepatan Pertumbuhan Perekonomian” di Sheraton Hotel, Surabaya, Senin (13/11/2017).

Dalam siaran pers Corporate Secretary PT Pelindo IV yang diterima, Rabu (15/11/2017),  Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelindo IV, Farid Padang dalam pemaparannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan sarana forum diskusi komunikasi untuk mendengarkan suara pelanggan dalam Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) kategori 3 Fokus Pelanggan.

“Untuk itu selain Pelindo IV, Business Gathering 2017 juga diikuti anak perusahaan, yaitu PT Nusantara Terminal Service (NTS), PT Equiport, PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) dan beberapa pimpinan perusahaan pelayaran serta stakeholder terkait,” ujar Farid.

Menurutnya, Pelindo IV terus meningkatkan produktivitas bongkar muat di semua pelabuhan kelolaan seperti yang baru-baru ini dilakukan, yakni dengan mendatangkan masing-masing 1 unitContainer Crane (CC) atau alat bongkar muat, khususnya untuk di Pelabuhan Bitung dan Ambon.

Dalam kesempatan tersebut, Farid juga memaparkan tentang program-program strategis Pelindo IV, utamanya yang terkait dengan pengembangan Pelabuhan Ambon, Bitung, Sorong, Manokwari dan MakassarNew Port.

Dia juga menuturkan, saat ini antrian kapal memang kerap terjadi, terutama di Pelabuhan Makassar. Namun katanya, hal itu [antrian kapal] bukan semata-mata disebabkan alat bongkar muat (CC) yang dimiliki Pelindo IV.

“Tetapi, saat ini yang terjadi adalah antrian akibat kedatangan kapal yang bersamaan karena belum semua pelayaran melaksanakan windows system. Itulah mengapa perlu diterapkan windows system oleh masing-masing perusahaan pelayaran,agar seluruh aktivitas kapal dapat terjadwal dan terencana. Sehingga, nantinya tidak ada lagi kedatangan kapal yang menumpuk bersamaan di satu waktu. Hal itu juga tentunya akan menguntungkan dan bermanfaat bagi semua pihak,” paparnya.

Selain itu, Farid juga sekaligus menyosialisasikan program- program yang ada di lingkungan Pelindo IV dan anak usahanya, seperti penerapan Integrated Billing System (IBS) untuk memberikan kemudahan bagi pemakai jasa kepelabuhanan dan Cash Manajemen System (CMS) Host To Host yang akan diterapkan dan diberlakukan di KKT, serta program-program lainnya baik yang ada di Pelindo IV maupun di anak perusahaan.

Pelayanan

Usai dilakukan pemaparan, Business Gathering 2017 kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, di mana beberapa pengguna jasa memberikan masukan terhadap Pelindo IV terkait pelayanan dan lain sebagainya. Seperti, pihak PT Spil yang mengkritisi soal jam kerja operasional tenaga kerja di Pelabuhan Ambon yang hanya sampai pukul 24.00.

Sedangkan pihak PT Tanto sangat mendukung segala upaya yang telah dilakukan Pelindo IV dan pihak PT Mentari yang sangat mengharapkan agar pelabuhan-pelabuhan kecil dapat dikembangkan dengan penyediaan fasilitas, serta harapan Pelindo IV agar pihak PT Temas segera menerapkan windows system.

Diakhir acara, pihak panitia mengumumkan mitra terbaik sekaligus pemberian award dari PT KKT kepada tiga perusahaan pelayaran, yaitu PT Tanto, PT Meratus dan PT Spil. Juga penyerahan doorprizeutama kepada Direktur Utama SICT Indonesia, Jamiee Liu.

Selain Farid Padang, gelaran tersebut juga dihadiri Direktur SDM dan Umum Pelindo IV, Riman S. Duyo, serta direksi anak perusahaan Pelindo IV yaitu Dirut PT NTS, Dirut PT Equiport serta Dirut dan Direktur PT KKT.


(Danial)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats