Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 31 Oktober 2017 13:06 WIB

KADIN: Jakarta Macet, Pengusaha Rugi Besar

Jakarta, Hanter - Para pengusaha mengakui mengalami kerugian yang cukup besar akibat kemacetan di Jakarta. Terlebih, dengan sarana dan prasarana jalan yang tidak memadai lagi bagi masyarakat Jakarta.

Menurut Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, kemacetan di Jakarta saat ini sudah mengalami stagnan. Hal ini yang menyebabkan, kerugian yang dialami para pengusaha.

"Kalau kita dari Kadin DKI, secara khusus belum pernah mengadakan survei tingkat kerugian pengusaha karena macetnya Jakarta. Tapi, kajian dari Universitas Indonesia, kerugian pengusaha karena kemacetan sebesar Rp28,1 triliun pertahun," kata Sarman di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Sarman menjelaskan, kerugian itu bisa dilihat dari bahan bakar kendaraan para pengusaha yang terjebak kemacetan. Pasalnya, dengan jarak 1 kilometer, kendaraaan bisa menghabiskan waktu sampai setengah jam karena kemacetan yang semakin parah. Sehingga, biaya operasional sendiri bisa naik antara 10 sampai 15 persen.

"Berapa ratus ribu keluar dari pengusaha untuk membeli bahan bakar untuk kendaraannya kalau macet seperti ini," kata Sarman.

Dia menambahkan, waktu produktivitas para pengusaha akibat kemacetan uga semakin menurun. Pasalnya, bahan ekspor dan impor yang diangkut dari pelabuhan ke distributor dan toko-toko terhambat akibat kemacetan.

"Teman pengusaha angkutan umum juga terganggu produktivitasnya karena kemacetan," kata Sarman.


(Sammy)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats