Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 05 September 2017 14:49 WIB

E-Commerce Bakal Diwajibkan Laporan Transaksi Penjualan

Jakarta, HanTer - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah melakukan kajian pengenaan pajak untuk transaksi perdagangan secara online atau e-commerce.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan, peraturan ini akan mencakup tata cara pemungutan pajak dari pengusaha e-commerce. Dalam hal ini, menurut Suahasil, pada e-commerce, modalitas dari transaksinya lebih banyak variasinya.

“Oleh karena itu harus ada level of playing field antara e-commerce dan konvensional. Kalau konvensional kan hanya beli, bayar, barang diterima, tetapi kalau elektronik kan ada macam-macam." 

"Ada yang tidak kirim barang fisiknya, tetapi kirim filenya (dalam bentuk virtual). Nah ini bagaimana memajakinya. Kami lihat kekhususannya,” katanya, dilansir K Selasa (5/9/2017).

Ia mengatakan, pemerintah tidak membuat jenis pajak baru untuk memajaki e-commerce ini, sehingga lingkup yang akan ditertibkan lebih kepada tata cara pemungutan pajaknya agar kemudian ketaatan dari dunia usaha konvensional dan elektronik setara.

“Iya, seperti saya bilang. Bagaimana tata cara pemajakannya. Esensinya adalah jangan sampai yang satu taat yang satu tidak,” ujarnya.


(Abe)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats