Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 13 Juni 2017 16:07 WIB

Ulah Konyol LSM Luar Negeri, Kementerian Pertanian Selektif Terbitkan Sertifikat Kelapa Sawit

Jakarta, HanTer - Kementerian Pertanian mulai selektif dalam dilakukan melalui proses penilaian terhadap pelaku usaha perkebunan kelapa sawit dalam merebut pasar minyak sawit dunia. Mengingat, Kementerian Pertanian merupakan pihak yang berwenang dalam menerbitkan sertifikat kelapa sawit.
 
Alasan lain, pemerintah juga ingin meningkatkan produktivitas perkebunan sawit serta mendorong pengembangan industri hilir, serta menyempurnakan standar Indonesian Suistainable Palm Oil (ISPO).
Sehingga dalam indutri minyak sawit banyak di buat standar yang berlaku di dunia seperti Enviromental Protection Agency (EPA) yang menyatakan bahwa emisi minyak sawit (CPO) Indonesia kurang dari 20% emisi minyak fosil.
 
”Sawit adalah penyumbang devisa terbesar ke sepuluh bagi Negara. Sawit adalah salah satu industri strategis Indonesia sekaligus pemberi lapangan pekerjaan yang besar bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu pemberitaan LSM yang selalu menyuarakan kampanye hitam terhadap industri sawit jangan kita hiraukan, selama kita berjalan di atas koridor yang benar, jalan terus,” kata Wakil Ketua komisi IV DPR-RI, Daniel Johan, Senin (12/6/2017).
 
Hal senada diungkapkan anggota DPR-RI komisi IV, H.Hamdhani, yang kecewa dengan ulah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang seenaknya melakukan black campigne. 
 
“Intinya rasa kecewa dan prihatin atas uraian LSM dari luar negeri mengenai kampanye hitamnya dalam kelapa sawit seperti Deforestasi, dan HAM.  Sehingga dapat mendiskreditkan negara Indonesia di saat kita sedang membangun tingkat perekonomian dunia, dan hal seperti ini sudah masuk ranah kredibilitas negara apabila isu - isu tersebut tidak terbukti kita harus bertindak secara hokum,” katanya. 
 
Dengan demikian, aturan tersebut akan  memberikan kepastian hukum atas perkebunan sawit, termasuk kebun sawit rakyat yang sudah terlanjur berada di kawasan hutan. 
 


(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats