Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 25 Mei 2017 23:30 WIB

Istri Masuk Kokpit Pesawat, Kemenhub Selidiki Kasus Pilot Lion Air

Jakarta, HanTer - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan akan menggelar menyelidikan kasus pilot Lion Air yang membawa masuk istri ke dalam kokpit pesawat, pada penerbangan JT 015 rute Denpasar menuju Jakarta pada Selasa (23/5/2017) lalu.

“Menginstruksikan kepada Direktur Kelaikudaraan dan Keselamatan Pesawat Udara (KPPU) untuk menyelidiki hal tersebut,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso dalam keterangannya, Kamis (25/5/2017).

Agus mengatakan, sesuai dengan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) atau Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 121.547 tentang "Admission to Flight Deck", seorang pilot tidak diperbolehkan membawa masuk orang lain ke dalam kokpit tanpa izin.

Menurut dia, dalam CASR tersebut telah jelas disebutkan bahwa seseorang tidak boleh memasukkan orang lain ke dalam kokpit kecuali kru pesawat, inspektur dari Ditjen Perhubungan Udara, orang yang mempunyai sertifikat khusus seperti personil navigasi penerbangan, atau yang telah mendapatkan izin dari pilot in command,  AOC certificate holder management dan izin dari Dirjen Perhubungan Udara.

"Selain orang-orang yang sudah disebutkan di atas, tidak seorangpun boleh masuk ke dalam kokpit saat pilot sedang mengoperasikan pesawatnya," tegas dia.

Sementara itu, pihak Lion Air dikabarkan sudah melakukan grounded terhadap Pilot tersebut sambil menunggu hasil investigasi selesai. Jika dari hasil penyelidikan ternyata ditemukan adanya pelanggaran dari peraturan keselamatan penerbangan, personil-personil yang terlibat harus diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Di sisi lain, Agus juga memberi apresiasi kepada masyarakat yang sudah gigih dan mau meluangkan waktunya untuk melaporkan hal-hal yang dirasa menyimpang dalam penerbangan.  "Keselamatan penerbangan itu bukan hanya tanggung jawab personil pernerbangan. Namun juga tanggung jawab kita semua, termasuk masyarakat luas karena menyangkut nyawa manusia," pungkas Agus. 

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats