Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 18 Mei 2017 20:12 WIB

Mudik Lebaran, Perlintasan Angkutan Barang Kembali Dibatasi

Jakarta, HanTer – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengeluarkan larangan angkutan barang melintas di periode mudik Lebaran. Larangan itu berlaku pada H-4 atau 21 Juni 2017 pukul 00.00 hingga H+3 atau 28 Juni 2017, pukul 00.00.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto Iskandar, mengatakan angkutan barang yang dilarang melintas pada waktu-waktu tersebut, yaitu mulai dari tiga sumbu ke atas. "Mengenai barang-barang yang dilarang itu nanti kita berikan surat edaran tanggal 22 Mei ini," katanya, di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Pudji mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepolisian serta gubernur dan pemangku kepentingan lainnya. "Nanti resminya disampaikan oleh Pak Menteri Koordinator untuk pembatasan angkutan barang," katanya.

Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berfokus pada Tol Cipali sebagai satu-satunya akses, terutama untuk kendaraan pribadi. "Kita tidak sarankan semua ke Brexit (pintu keluat tol Brebes Timur), masyarakat agar memanfaatkan jalur lain atau jalur alternatif," katanya.

Budi mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian serta pemeerintah daerah untuk menangani kepadatan di wilayah tersebut. Selain itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis untuk menurunkan tingkat kecelakaan yang paling banyak tercatat, yaitu moda sepeda motor.

Ganjil-Genap

Terkait wacana ganjil-genap jalan tol saat musim mudik lebaran, Menhub menyatakan masih terus dilakukan kajian dengan melibatkan sejumlah pihak. “Nanti kita umumkan, satu atau dua hari ini,” kata Menhub.

Selain sistem ganjil-genap, Kementerian Perhubungan juga berencana menerapkan buka-tutup pada pintu tol untuk mencegah volume kendaraan masuk yang di luar kapasitas. Sejauh ini sistem tersebut cukup efektif untuk mengurai macet di jalur mudik. "Apa yang kita lakukan itu adalah bagaimana agar mudik kali ini berjalan dengan lancar," kata Budi. 

 

 


(Arbi/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats