Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 19 April 2017 18:11 WIB

Demi Meningkatkan Kualitas, Mitra KUKM Dapat Pelatihan dari LLP-KUKM dan CCB Indonesia

Jakarta, HanTer - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia bekerja sama dengan CCB Indonesia menggelar pelatihan atau bimbingan teknis untuk mitra KUKM.
 
Acara yang diselenggarakan di Ruang MakerSpace, Galeri Indonesia Wow, SME Tower Pancoran Jakarta Selatan ini mengusung tema Peningkatan Kinerja Perusahaan melalui Implementasi Yang Sistematis (Make A Smooth Handling For Your Business).
 
“Kerjasama ini dalam rangka sinergi Program Edukasi Perbankan antara pelaku UKM dari LLP KUKM dengan CCB Indonesia,” jelas Direktur Utama LLP KUKM Ahmad Zabadi di Jakarta, Selasa (18/4/2017).
 
Menurutnya, dalam bimbingan teknis tersebut mitra KUKM binaan LLP-KUKM mendapatkan pengetahuan tentang cara mengelola usaha mikro kecil dan menengah hingga marketingnya.“LLP KUKM tidak pernah berhenti berusaha agar produk mitra binaan bisa makin bersaing di pasar global, salah satunya dengan memberikan bimbingan teknis atau pengembangan kapasitas semacam ini,” terang Zabadi.
 
Zabadi berharap, ke depannya produk KUKM memiliki daya jual yang tinggi. Tak hanya membidik pasar lokal namun juga mancanegara. “Itu yang akan terus kami upayakan,” tutupnya.
 
Direktur Commercial and Retail Banking CCB Indonesia, Setiawati Samahita menjelaskan, pelatihan kepada para KUKM ditekankan pada literasi keuangan dan juga trading skill, sehingga cara berjualan mereka akan lebih tertata dan bagus. Ini merupakan bukti nyata kepedulian CCB Indonesia untuk memberikan edukasi perbankan ke masyarakat, khususnya pengusaha kecil.
 
“Pada tahap pertama kita kenalkan tentang financial statement. Jadi KUKM akan tahu bagaimana tentang keuangan, untung rugi atau sehat tidaknya keuangan mereka. Sedang tahap dua tentang marketing, bagaimana cara menjual, mempromosikan hingga menangani customer,” papar Setiawati Samahita.
 
Pihaknya berharap, pelatihan akan berkelanjutan. “Sehingga para KUKM bisa tumbuh dan berkembang bersama CCB Indonesia,” sambungnya.
 
Bimbingan teknis itu sendiri diikuti oleh 30 pelaku KUKM dengan latar belakang produk yang berbeda-beda. Mulai kategori produk kerajinan, makanan dan minuman hingga fashion.
 
Menariknya, bimbingan teknis akan digelar bertahap selama tiga bulan. Tahap pertama 8 Maret lalu. Sedang tahap kedua pada 18 April 2017.Nantinya, dari 30 pelaku KUKM akan dipilih 5 terbaik dan akan dipromosikan di acara Satu Dasawarsa SMESCO. Mereka juga diberi space untuk pameran produk dan berkantor di co working space GIW.


(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats