Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 29 Maret 2017 16:31 WIB

Ahmad Bambang, Luncurkan Buku "Pemasaran Gila"

Jakarta, HanTer-- Meski tak lagi aktif di BUMN, mantan Wakil Dirut PT Pertamina, Ahmad Bambang terus melakukan aktivitas dan berkiprah. Kini, Abe, panggilan akrabnya, memiliki kesibukan menyelesaikan buku keduanya,” “d`Gill (Crazy) Marketing”.
 
“Saa sekarang lebih banyak waktu luang untuk merampungkan buku ini. Insya Allah April atau launchingnya Mei dibarengi dengan Jakarta Marketing Week,” kata Abe menjawab Harian Terbit, Rabu (29/3/2017).
 
Menurut peraih penghargaan Best of Best Marketeer of The Year 2016 dari lembaga riset pemasaran Mark Plus ini,  buku tersebut berisi tentang strategi jitu dan ekstrem untuk memasarkan produk dan menciptakan inovasi dalam dunia pemasaran (marketing). “Cara gila pemasaran supaya hasilnya optimal,” katanya.
 
Mantan Direktur Pemasaran Pertamina ini mengatakan, tebal buku hampir  400 halaman. Isinya ada teori-teori baru yang diciptakannya. Yaitu teori “CRAZY”. “Buku ini ciptakan teori baru kok. Crazy, C itu Combining, R itu Reducing, A itu Adventuring, Z itu Zooming, sama Y juga ada teorinya,” ujarnya sepeeti dilansir Gatra.
 
Abe yang pernah dianugerahi sebagai tokoh berprestasi dalam Bidang Marketing and Branding dari Kementerian BUMN ini mengatakan, penggunaan istilah “crazy” atau “gila” memiliki makna dalam dunia marketing. Sebab, dengan cara “gila” orang akan berani membuat sesuatu yang baru.
 
 “Kenapa saya bilang gila, karena orang gila itu kalau salah, nggak pernah berdosa. Kalau ada orang yang gila, orang yang membuat sesuatu yang baru, kalaupun salah dia nggak boleh disalahin. Kan terobosan yang dibuat. Kalau begitu (disalahin), nggak ada namanya inovasi,” katanya.
 
Buku pertama Abe ditulisnya pada tahun 1987.  “Buku teknis, Programming untuk kontrol prosesor. Saya percaya, mulai mikir. Kalau mau mengenal dunia bacalah buku. Kalau mau dikenal dunia, tulislah buku. Ini buku kedua,” katanya sembari tertawa kecil.
 
Buku Abe ini terdiri dari tiga bagian yaitu d`Disruption, d`Foundation, d`Application dengan total 10 bab. Tampilan dan desain buku ini, lanjut Abe, lebih bersifat kontemporer supaya pembaca tidak bosan merunut kalimat-kalimat yang ada di dalam buku. 
 
“Rata-rata satu bagian terdiri dari tiga bab. Supaya enak dibacanya, layoutnya kekinian. Supaya nggak bosan bacanya. Dan karena saya masih cinta Pertamina, bagian pertama nanti warna merah, bagian kedua biru, bagian ketiga hijau,” ujarnya sambil mengenang.
 
Presiden 
 
Abe berharap, nantinya kata pengantar buku “gilanya” ini bisa ditulis oleh Presiden RI Joko Widodo. “Pengen saya, pengantarnya dari Pak Jokowi, tapi bukan sebagai presiden. Tetapi, sebagai Marketer Champion di bidang government. Kalau bersedia,” katanya
 
Ahmad Bambang saat menjabat Direktur Pemasaran Pertamina dinilai sukses dalam memasarkan sekaligus menguasai pasar produk downstream non subsidi yang pasarnya telah terbuka untuk perusahaan lain dengan tingkat kompetisi yang ketat.  
 
Tiga terobosan penting dan mendasar dari aspek pemasaran yang diterapkan Pertamina tahun lalu, yaitu mengubah culture marketer di Pertamina untuk menjadi the truly marketer, melakukan efisiensi, dan penciptaan konsep pemasaran yang baru yaitu inovasi produk yang sangat sejalan dengan 5 Pilar Prioritas Strategis Pertamina.
 
 


(Akbar)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats