Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 28 Desember 2016 18:01 WIB

Pengrajin Celuk Bali Didukung LLP-KUKM Kementerian Koperasi dan UKM

Jakarta, HanTer - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM terus mendukung eksistensi desa Celuk di Gianyar Bali sebagai pusat pengrajin emas dan perak di Indonesia. Salah satunya melalui promosi dan pemasaran serta capacity building.
 
Beragam produk kerajinan Perak Celuk yang melegenda dan sudah dikenal turis mancanegara, seperti cincin, kalung, gelang dan asesoris yang terbuat dari perak dan emas kini bisa didapatkan di Galeri Indonesia Wow (GIW) Jakarta. 
 
Produk kerajinan Perak Celuk yang didisplay di Galeri Indoesia WOW kerap mendapat apresiasi dari turis asing yang datang ke SME Tower Jakarta. Selain bermotif klasik, produk mereka dibuat dari campuran perak yang tepat yakni terdiri dari 92 persen perak, dan sisanya bahan lain yang membuat produk kerajinan ini cukup keras dan tahan lama.
 
Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi mengatakan, selain mendapatkan akses pemasaran di GIW, para pengrajin Perak Celuk ini juga mendapat fasilitasi yang sama seperti mitra LLP-KUKM lainnya.  Produk Perak Celuk mendapat kesempatan untuk dipromosikan kepada buyer lokal dan mancanegara melalui berbagai aktivitas promosi.
 
Menurut Ahmad Zabadi, para pengrajin Celuk harus terus meningkatkan kretivitas produk mereka agar bisa berdaya saing. Mereka diminta mengikuti perkembangan desain produk agar semakin diminati buyer luar negeri.
 
Zabadi menambahkan, produk Perak Celuk tidak hanya dibuat sebatas untuk perhiasan cincin, gelang dan kalung tetapi juga dapat dibuat sebagai asesoris busana muslim.
 
“Di era persaingan ini, para pengrajin dan pelaku usaha harus kreatif dan inovatif agar produknya berdaya saing,” ujar Zabadi saat melakukan Focus Group Discussion mengenai potensi pasar kerajinan Perak Celuk dengan para pengrajin di Desa Celuk, Bali yang dihadiri tenaga ahli desain dari sekolah mode Jakarta Esmod, Rabu (27/12/2016).
 
Selain memasarkan produk KUKM, LLP-KUKM juga memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada para pelaku KUKM. Menurutnya, hal itu sesuai dengan target marketnya yakni youth, woman dan netizen.  
 
“LLP-KUKM menghadirkan tenaga ahli dari sekolah desain di Jakarta yang berbasis di Perancis untuk para pengrajin Celuk. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas produk dan sumber daya manusia pelaku usaha mitra LLP-KUKM,” pungkasnya.
 
Menariknya, selain dijual offline di GIW, produk mitra LLP-KUKM juga dipasarkan secara online baik di smescotrade.com maupun market place online lainnya seperti blibli, bhinneka, e-bay, dan heritage.


(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats