Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 16 Desember 2016 06:17 WIB

Cetak Wirausahawan dengan Program Affiliate Junction

Jakarta, HanTer -  Bisnis online telah berkembang pesat selama dekade terakhir. Diprediksi peminat dari bisnis online akan semakin menguat  karena semakin banyak orang mulai membeli segala sesuatu dari internet. Internetretailer.com menyebut, penjualan e-commerce akan mencapai US$ 523 milyar pada tahun 2020 dan di US kebanyakan blog pemula memulai fokus bisnisnya pada pemasaran afiliasi. 
 
Data dari Bolton Consulting Group (BCG), pada tahun 2020 diperkirakan golongan kelas menengah di Indonesia mencapai angka  141 juta orang atau sekitar 54% dari total penduduk di Indonesia. Melihat dari data ini, sudah jelas dan bisa dipastikan bahwa potensi pasar afiliasi di Indonesia sangatlah besar. 
 
"Melihat potensi penduduk Indonesia dan fenomena masyarakat yang sudah melek teknologi, maka kami Affiliate Junction (AJ) di bawah bendera perusahaan i-Synergi Group Ltd, akan l meramaikan pemasaran afiliasi di Indonesia," ujar Founder dan CEO i-Synergi, Datuk Lawrence Theo dalam acara "Grand Launching dan Office Tour I-Synergy Affiliate Junction Indonesia" di Jakarta, Kamis (15/12/2016).
 
Lebih lanjut Lawrence mengatakan, pihaknya berharap dapat lebih memperluas solusi pemasaran afiliasi dan network-nya ke berbagai negara di kawasan Asean guna memberikan solusi pemasaran inovatifnya lewat platform yang menguntungkan secara universal.
 
Dengan tagline “Affiliate Junction, When performance get rewarded”, sambung Lawrence, bisnis afiliasi memang menekankan pada komisi berbasis kinerja atas usahanya dalam memasarkan produk/jasa pengiklan sehingga menghasilkan penjualan. Semakin efektif kinerja, maka semakin tinggi reward yang didapatkan. 
 
“Tentunya, menjadi pengusaha adalah sesuatu yang menakutkan untuk dimulai. Keunggulan AJ, kita tak hanya tergabung dalam sistem pemasaran afiliasi global, namun juga diberikan pelatihan struktural dan dukungan sistem untuk memperkuat bakat dan keahlian dalam menjalankan bisnis afiliasi ini,” imbuhnya.
 
Lawrence menuturkan, dengan sistem pemasaran afiliasi maka AJ akan memberikan laporan pelacakan transaksi, pengelolaan/manajemen pembayaran, aktifitas pengiklanan dan promosi, analisa basis data, jalur komunikasi, serta penargetan lanjutan. Sistem AJ memungkinkan para pengiklan dan afiliator untuk mengakses data dan informasi terkini mengenai pasar, sehingga dapat memperkuat strategi pemasaran mereka secara keseluruhan.
 
Chief Operating Officer i-Synergy Group Ltd, Lennon Chu juga meyakini ekspansi ke Indonesia sebagai pilihan yang tepat. Jumlah penduduk Indonesia yang signifikan membuat pihaknya percaya diri dalam menjalankan program afiliasi dibawah platform bisnis AJ yang terbukti efektif menciptakan pengusaha dan pebisnis sukses. 
 
“Sistem ini hemat biaya, dimana iklan dan strategi promosi konvensional memerlukan biaya tinggi dengan hasil yang tidak pasti. Namun, dengan sistem afiliasi, perusahaan membayar komisi berdasarkan kinerja penjualan produk yang ditawarkan lewat program afiliasi,” ujar Lennon. 
 
Di Malaysia sendiri, AJ sudah memiliki 25.000 jaringan afiliasi di seluruh negeri. Ada beberapa yang menjadikannya ladang penghasilan sampingan, namun banyak pula yang bekerja full-timer. Karena komisinya berbasis pada kinerja, potensi penghasilan pun tak terbatas, rata-rata afiliator yang aktif mendapatkan 5 digit penghasilan per bulan. Contohnya komisi sebesar 10.000 ringgit per bulan jika dirupiahkan sama dengan Rp 30 juta/bulan. 
 
Di Indonesia, AJ dioperasikan oleh PT Inovatif Sinergi Internasional. Saat ini AJ terus menerus mengembangkan jaringan pengiklannya ke beberapa pangsa bisnis yang berbeda dan mengembangkan afiliasinya masing-masing. Ada afiliasi bisnis retail, lisensi retail, olahraga, telekomunikasi, layanan bantuan, kesehatan dan kebugaran, maupun produk keuangan.
 
AJ juga memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi pengusaha sukses untuk bergabung dalam Agensi AJ.  Agensi terdiri dari pengusaha/pebisnis afiliasi sukses di Malaysia yang akan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi wirausahawan Indonesia, mengajarkan kunci sukses pemasaran affiliasi.
 
Untuk memberi motivasi masyarakat Indonesia dalam mencapai impian memulai wirausaha dan menjadi pengusaha sukses, AJ Indonesia juga menggelar AJ Indonesia Campaign Challenge yang dilaksanakan mulai 15 Desember 2016 – Maret 2017.   Siapa saja dari Indonesia yang menjadi bagian dari AJ akan menerima insentif yang sangat menarik dari perusahaan. 
 
Kuartal kedua tahun 2017, i-Synergy akan melaunching program smartsaver sehingga  pengguna dapat memilih berbagai toko online popular seperti Lazada, Matahari Mall, Blibli, Zalora, Berrybenka dan e-commerce lainnya dan mendapat reward berupa cashpoint setiap melakukan transaksi pembelian melalui smartsaver. Cashpoint ini dapat ditukarkan dengan potongan atau voucher pembelian di merchant yang anda inginkan.
 
Berdiri sejak tahun 2009 di Malaysia, i-Synergy mengalami pertumbuhan pendapatan eksponensial cukup cepat, naik 500% pada tahun 2014 dengan RM19 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya. I-synergy juga menjadi perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Nasional Australia (NSX) pada 31 Agustus 2015 dan baru-baru ini masuk ke Bursa Efek Singapura (SGX).


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats