Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 23 November 2016 18:39 WIB

Indonesia Siap Helat Pameran Logistik Terbesar Dunia CeMAT

Jakarta, HanTer - Menyusul suksesnya penyelenggaraan CeMAT - serial pameran intralogistik terbesar dunia di Hannover Jerman, Shanghai China, Moscow Russia, Mumbai India dan Melbourne Australia, kini Deutsche Messe - sebagai penyelenggara bersiap melakukan ekspansi ke kawasan Asia Tenggara dan memilih Indonesia yang menempati posisi sentral di kawasan tersebut. 
 
Tidak tanggung-tanggung, untuk dapat menampilkan cakupan komprehensif solusi intralogistik dan eksternal logistik di satu atap, perusahaan penyelenggara pameran asal Jerman itu menggandeng ITE Group Plc. dari Inggris melalui PT Debindo-ITE untuk menyelenggarakan CeMAT Southeast/TransAsia Jakarta/ColdChain Indonesia dari 2 hingga 4 Maret 2017 di ICE BSD City.
 
Indonesia menjadi pilihan untuk penyelenggaraan CeMAT kawasan Asia Tenggara dan TransAsia Jakarta bertepatan dengan momentum integrasi pasar tunggal Masyarakat Ekonomi ASEAN
yang tengah berkembang pesat menjadi salah satu logistic hub terpenting di dunia. Tidak heranjika Deutsche Messed an ITE Group tertarik menghadirkan CeMAT. 
 
“Kawasan ini menawarkan peluang bisnis yang luar biasa bagi perusahaan logistik. Kami ingin menunjukkan seluruh rangkaian nilai logistic. Ini pertama kalinya kami menampilkan event CeMAT bersamaan dengan pameran logistik penunjang yakni TransAsia Jakarta dan ColdChain Indonesia,” kata Krister Sandvoss dari DeutscheMesse.
 
CeMAT Southeast Asia, TransAsia Jakarta, dan ColdChain Indonesia 2017 diperkirakan akan menarik peserta pameran dari dalam dan luar negri seperti Cina, Jepang, Italy, Singapore, Taiwan, Malaysia, dan India. 
 
Pameran akan melibatkan berbagai produk seperti truk industri, sistem logistik lengkap, rack, dan sistem pergudangan, crane dan lifting equipment, access platform, auto ID system, solusi logistik menggunakan robot, dan teknologi pengepakan dan jasa logistik seperti freight forwarding, pengoperasian terminal, infrastruktur transpor, kendaraan transpor dan jasa CEP. 
 
Pengunjung diharapkan akan datang dari seluruh kawasan Asia Tenggara. “Deutsche Messe menyelenggarakan CeMAT SOUTHEAST ASIA, TransAsia Jakarta dan ColdChain Indonesia, berpartner dengan perusahaan pameran yang berkedudukan di Inggris, yaitu ITE. Kami sudah bekerja sama dengan ITE pada CeMAT Rusia yang berjalan dengan baikdan kami senang sekarang melanjutkan kerja sama sampai Indonesia,” Tambah Sandvoss.
 
Laurent Noel, Direktur Industri, Transport dan Logistik dari ITE Group Pte mengatakan jika dirinya senang bisa menyatukan dua organisasi pameran dagang yang memimpin di dunia, yaitu ITE di
sektor logistik transpor dan Deutsche Messe di sektor handling material dan intralogistik, di mana kolaborasi dua pihak ini akan hadirkan pameran yang luar biasa bagi industri logistik di Asia Tenggara. 
 
“Sekarang saat paling tepat untuk menggelar eksibisi ini, mengingat tahun 2017 Pemerintah Indonesia akan menyelesaikan bagian pertama dari proyek infrastruktur baru di Jawa, Sumatra, dan Kalimantan yang akan merangsang pertumbuhan perekonomian setempat,” ujar Noel.
 
Penyelenggaraan CeMAT Southeast Asia ini mendapat dukungan berbagai pihak, antara lain dari kalangan asosiasi seperti Kadin, Asosiasi Logistik dan Forwarder Idonesia (ALFI), ALI (Supply Chain & Logistics Association), APINDO (The Employers Association of Indonesia). 
 
Berbagai kementerian juga turut mendukung, antara lain: Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Perumahan. Dari dunia internasional fukungan datang dari German Engineering Association (VDMA) dan European Federation of Materials Handling (FEM) Ketua Kadin Rosan F. Roeslani menyambut positif kerjasama CeMAT Southeast Asia, TransAsiaJakarta, dan ColdChain Indonesia. 
 
Menurutnya, event ini akan menampilkan solusi dan produk mutakhir untuk mengubah Indonesia menjadi salah satu hub logistik di Asia. ”Selama ini di logistic ada ekonomi biaya tinggi yang bisa mencapai 24 persen dari GDP dan menjadi hambatan utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab itu, jika ada upaya untuk mengatasinya tentu KADIN menyambut baik,” jelasnya.
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Indonesia, M. Basuki Hadimuljono juga mengungkapkan dukungannya. Menurutnya keberadaan ASEAN membuktikan bahwa pasar regional yang terintegrasi secara positif akan memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan perdagangan. Logistik memainkan peran yang krusial di masa arus bebas barang dan jasa seperti saat ini. 
 
“Karena itu gabungan CeMAT Southeast ASIA, TransAsia Jakarta, dan ColdChain Indonesia menyediakan wacana agar industri logistik di Asia Tenggara bisa mengembangkan
trend, jaringan dan melakukan bisnis,” katanya.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats