Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 16 November 2016 23:25 WIB

Masyarakat Kian Sadar Pentingnya Kualitas Produk

Jakarta, HanTer – Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya mengingatkan dunia usaha untuk segera bergabung dalam peningkatan standar kualitas mutu produk dan jasa di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini.

“Apalagi sekarang mindset masyarakat terhadap produk dan jasa sudah berstandar tinggi, masyarakat sudah pilih-pilih mana yang aman dan berkualitas,” kata Bambang di sela Puncak Peringatan Bulan Mutu Nasional 2016 di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Hingga saat ini, kata Bambang, lebih dari 300 jenis produk dan jasa telah memiliki SNI. Jumlah tersebut, masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan produk dan jasa yang berada di Indonesia. “Standar mutu sendiri ada dua jalur, wajib dan sukarela. Di sini, BSN berupaya menyediakan SNI sebanyak mungkin, karena selain tuntutan MEA dan permintaan kalangan industri, juga karena tuntutan dari masyarakat sendiri,” ujarnya.

Dalam momentum Peringatan Bulan Mutu ini, kata Bambang, pihaknya memberikan penghargaan SNI Award 2016 kepada 40 pelaku usaha termasuk dunia pendidikan yang konsisten dalam menerapkan SNI. Peraih SNI Award ini, diharapkan dapat menjadi role model bagi pelaku usaha lainnya untuk meningkatkan standar mutu.

Ditempat yang sama, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Nasir mengatakan, penerapan standar mutu yang baik akan menghasilkan produk, jasa maupun hasil pendidikan yang baik pula.

“Semua produk harus distandarisasi. Semua pemilik (pelaku usaha), customer, pelanggan harus juga memerhatikan standar yang baik agar Indonesia bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean saat ini,” kata Nasir.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Humas BSN, Budi Rahardjo mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangkaian peringatan Bulan Mutu Nasional 2016 yang bertema “Standar Membangun Kepercayaan”.

Kegiatan itu diantaranya, sosialisasi SNI ISO 31000 Manajemen Risiko untuk Sektor Publik, Seminar Penerapan SNI ISO/IEC 17024 untuk Daya Saing SDM, Workshop Pemahaman SNI ISO 15189:2012, Workshop Pemahaman SNI ISO/IEC 17025:2008, dan sebagainya.

“Kita berharap momentum ini dapat menyatukan tekad bersama membangun negeri ini melalui pengembangan dan penerapan standar. Apalagi kita sedang memasuki era MEA. Indonesia harus bisa meraih peluang dengan menerapkan SNI,” tegas Budi.

Pada puncak acara pada tanggal 16 November, BSN memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh standardisasi, pemberian SNI Award kepada organisasi yang dinilai paling baik dan konsisten dalam menerapkan SNI, pemberian penghargaan kepada Komite Teknis dan Subkomite Teknis Perumusan SNI dengan kinerja terbaik, serta pemberian penghargaan kepada media massa. 

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats