Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 14 Februari 2016 02:10 WIB

Volume Impor Elpiji Diprediksi Turun Hingga 12 Persen

Jakarta, HanTer-PT Pertamina (Persero) memprediksi volume impor gas minyak bumi cair atau Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk tahun ini bakal menurun hingga 12 persen dibandingkan tahun lalu.

Penurunan sendiri terjadi akibat makin optimalnya upaya Pertamina di dalam meningkatkan kapasitas produksi LPG (elpiji) dari kilang-kilangnya. "Jadi kami memprediksi impor LPG di tahun 2016 ini akan mengalami penurunan sebesar 12 persen karena ada beberapa kilang yang dioptimalkan dan mengalami peningkatan produksi hariannya," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Purponegoro di Jakarta.

Wianda mengungkapkan, dengan adanya upaya optimasi terhadap kilang perseroan maka Pertamina akan menghasilkan sedikitnya 1.650 Metrik Ton (MT) per hari.

Sementara jika dihitung dari total volume elpiji yang dilego perseroan tahun ini, besarannya diprediksi hanya mencapai 7,8 juta MT yang 6,6 juta MT diantaranya merupakan jenis 3 kilogram (kg). Dengan jumlah komsumsi tersebut, sekitar 3 juta MT di antaranya dipasok dari domestik sedangkan 4,8 juta MT lainnya diimpor dari luar negeri.

"4,8 juta MT per tahun impor itu setara dengan 13.150 MT per hari. Dengan peningkatan produksi dalam negeri mampu bertambah 1.650 MT per hari secara konstan, mampu menekan impor hingga 12 persen bahkan lebih," ujarnya, seperti dilansir antara.

Wianda menambahkan, saat ini produksi elpiji perseroan masih berasal dari fasilitas RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) kilang Cilacap sebanyak 1066 MT per hari, Plant Mundu mencapai 100 MT per hari dan Kilang TPPI Tuban hingga 408 MT per hari. "Dari RFCC itu bisa memenuhi kebutuhan elpiji di Jawa Tengah dan sekitarnya, yang pasti kita berupaya menekan impor," tandasnya.


(Ind)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats