Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 16 Januari 2016 14:20 WIB

Calon Penumpang KA di Stasiun Purwokerto Jalani Pemeriksaan Ketat

Purwokerto, HanTer - Pengunjung dan calon penumpang kereta api di Stasiun Besar Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh personel dari Kepolisian Resor Banyumas.
 
Dalam pemeriksaan yang dilakukan mulai Sabtu (16/1), petugas memeriksa badan maupun barang bawaan setiap pengunjung dan calon penumpang KA dengan menggunakan alat pendeteksi logam (metal detector) saat memasuki ruang tunggu Stasiun Besar Purwokerto.
 
Selain itu, petugas juga memeriksa setiap mobil yang masuk halaman parkir Stasiun Besar Purwokerto.
 
Saat ditemui wartawan di Stasiun Besar Purwokerto, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto Surono mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap pengunjung dan calon penumpang KA itu dilakukan sebagai antisipasi terhadap gangguan keamanan atau teror.
 
"Yang jelas, ini untuk meyakinkan keamanan transportasi kereta api karena kereta api adalah salah satu sarana transportasi nasional yang vital makanya diamankan oleh petugas kepolisian," katanya didampingi Kepala Kepolisian Sektor Purwokerto Barat Ajun Komisaris Polisi Susanto.
 
Selain itu, kata dia, pengamanan juga dilakukan karena kereta api merupakan sarana transportasi yang memiliki jalur panjang dan terbuka sehingga potensi gangguan sudah pasti ada.
 
Menurut dia, pemeriksaan terhadap pengunjung dan calon penumpang KA itu akan dilakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.
 
"Pemeriksaan dilakukan di stasiun karena merupakan titik awal keberangkatan di mana kereta api datang dan berangkat dari stasiun. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan di jalur KA, termasuk jembatan dan terowongan," katanya.
 
Kapolsek Purwokerto Barat AKP Susanto mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan terhadap pengunjung dan calon penumpang di Stasiun Besar Purwokerto dilakukan mulai Sabtu hingga ada pencabutan atau situasi kembali kondusif.
 
Polres Banyumas menerjunkan 10 personel Sabhara di Stasiun Besar Purwokerto dan 20 personel yang disebar di sepanjang jalur KA.
 
"Sejauh ini, kami belum menemukan barang-barang mencurigakan yang dibawa calon penumpang," katanya.
 
Disinggung mengenai kemungkinan Brimob Subdetasemen 3 dan 4 Detasemen B Pelopor Purwokerto dilibatkan dalam kegiatan tersebut, dia mengatakan bahwa personel Brimob sudah siaga dan akan bergerak jika ada kejadian.
 
Salah seorang calon penumpang KA Kamandaka tujuan Pekalongan, Farah, mengaku tidak terganggu dengan adanya pemeriksaan tersebut.
 
"Enggak terganggu malah merasa aman karena ada 'metal detector', sehingga jadi nyaman," katanya.
 
Dia mengaku tidak takut terhadap aksi teroris namun tetap harus waspada terhadap terorisme.
 


(ruli)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats