Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 25 Februari 2018 22:26 WIB

UNICEF: 85 Persen Anak Pengungsi Suriah di Yordania Hidup dalam Kemiskinan

New York, HanTer - Badan Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan bahwa 85 persen anak pengungsi Suriah di Yordania hidup dalam kemiskinan, memiliki masa sulit dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka yang paling mendasar.
 
Menurut data yang diumumkan oleh badan PBB tersebut pada hari Minggu (25/2/2018), sekitar 38 persen anak pengungsi Suriah juga tidak bersekolah dan hampir setengah dari mereka yang berusia di bawah lima tahun tidak memiliki akses terhadap perawatan kesehatan yang tepat.
 
Perwakilan UNICEF Yordania, Robert Jenkins, mengatakan bahwa temuan tersebut, yang didasarkan pada wawancara oleh ratusan keluarga di antara 660.000 pengungsi Suriah yang berafiliasi dengan Yordania, menunjukkan bahwa anak-anak pengungsi "menghadapi masa yang lebih menantang dalam memenuhi kebutuhan dasar minimum mereka," kata 
 
Menurut data resmi, jumlah keseluruhan pengungsi Suriah yang terdaftar dan tidak terdaftar di Kerajaan Arab mencapai sekitar 1,3 juta. Sekitar 5,5 juta orang Suriah telah melarikan diri dari militansi yang didukung asing di tanah air mereka sejak tahun 2011, yang kebanyakan tinggal di negara-negara tetangga di mana mereka sangat berjuang untuk bertahan hidup.
 
Badan anak-anak PBB di Yordania tidak memiliki sekitar $ 145,7 juta untuk program anak-anak pada tahun 2018, kata Jenkins, mendesak negara-negara donor untuk meningkat pada saat dibutuhkan.
 
Kerajaan itu menutup perbatasannya dengan Suriah pada bulan Juni 2016, setelah serangan lintas-perbatasan yang mematikan oleh teroris Daesh Takfiri, menyebabkan puluhan ribu orang Syria terdampar di daerah terpencil terpencil. Penutupan tersebut mengakhiri pengiriman bantuan reguler PBB dari Yordania ke pengungsi Suriah yang berjuang untuk bertahan hidup di hamparan padang pasir terpencil.
 
Namun, awal bulan lalu, Yordania menyetujui permintaan PBB untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada ribuan pengungsi Suriah yang terdampar dalam kondisi mengerikan di sekitar perbatasan yang melintasi Suriah. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats