Di Publish Pada Tanggal : Senin, 12 Februari 2018 01:46 WIB

Menlu Inggris Desak pemimpin Myanmar Cepat Atasi Krisis Rohingya

Nay Pyi Taw, HanTer - Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, Boris Johnson, mendesak pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, untuk bertindak secara cepat mengatasi krisis yang menimpa etnis Rohingya. Hal tersebut diucapkannya saat berkunjung ke Nay Pyi Taw, Myanmar, Minggu (11/2/2018).
 
Mantan Wali Kota London itu juga meminta agar otoritas Myanmar segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kekerasan yang terjadi pada etnis Rohingya, bahkan Boris juga mendesak Suu Kyi untuk membantu ratusan ribu pengungsi etnis Rohingya di kamp penampungan Cox’s Bazaar yang terleta di Bangladesh, agar mereka bisa segera pulang.
 
“Berbicara dengan Aung San Suu Kyi untuk membahas pentingnya otoritas Myanmar menggelar penyelidikan menyeluruh dan independen atas kekerasan di Rakhine serta menciptakan situasi kondusif agar mereka bisa kembali ke rumahnya,” tulis Boris Johnson melalui akun Twitternya, Minggu (11/2/2018).
 
Sebelumnya, Boris sempat berkunjung ke kamp pengungsi di Cox’s Bazaar. Ia melihat langsung bagaimana kondisi pengungsi etnis Rohingya yang ditampung sementara itu di mana ia menyebut apa yang dirasakan oleh etnis Rohingya adalah salah satu tragedi kemanusiaan yang mengejutkan.
 
“Ini adalah tragedi buatan manusia yang bisa diselesaikan lewat kehendak politik yang tepat, toleransi, dan kerjasama dari semua yang terlibat,” ujar Boris Johnson usai kunjungan ke Cox’s Bazaar pada Sabtu 10 Februari.
 
Pasca menemui Aung San Suu Kyi, Boris menuju Rakhine State guna melihat langsung kondisi sebenarnya di wilayah konflik tersebut. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats