Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 02 Februari 2018 06:48 WIB

Serangan Balasan Yaman Tewaskan Lima Tentara Saudi

Jizan, HanTer - Sedikitnya lima tentara Saudi tewas ditembak tentara Yaman dan pejuang dari Sekutu Komite Populer meluncurkan serangan terpisah di wilayah perbatasan Arab Saudi di wilayah Jizan saat mereka melanjutkan serangan balasan mereka terhadap kampanye pengeboman udara rezim Riyadh.
 
Seorang sumber militer Yaman, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan kepada jaringan televisi al-Masirah berbahasa Arab bahwa pasukan Yaman dan sekutu mereka menembak mati tentara di desa Hamezah, markas militer al-Farizeh, dan dekat desa lain yang disebut Quwa pada Kamis malam.
 
Sumber tersebut menambahkan bahwa sumber Yaman juga memberondong kendaraan militer Saudi dengan tembakan senapan mesin di desa Hamezah.
 
Tentara Yaman dan komandan-komandan Komite Populer juga menembakkan serangkaian tembakan artileri di sebuah pertemuan pasukan Arab Saudi di pegunungan Qais dan al-Haskoul di Jizan. Tidak ada laporan segera mengenai jumlah kemungkinan kausalitas dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
 
Secara terpisah, unit artileri Yaman menargetkan sebuah tank tempur Saudi di pangkalan militer al-Sadis di wilayah Najran, yang terletak 844 kilometer selatan ibukota Riyadh.  
 
Selain itu, pesawat militer Saudi melakukan empat serangan udara terhadap distrik Harf Sufyan di provinsi Amran, Yaman barat laut, tanpa ada laporan korban yang segera tersedia.
 
Jet tempur Saudi juga meluncurkan dua serangan udara terhadap distrik Haydan dan Saqayn di provinsi Sa ada, Yaman barat laut, meskipun belum ada korban yang dilaporkan.
 
Sedikitnya 13.600 orang telah terbunuh sejak permulaan kampanye militer Arab Saudi melawan Yaman pada tahun 2015. Sebagian besar infrastruktur negara, termasuk rumah sakit, sekolah dan pabrik, telah dikurangi menjadi puing-puing akibat perang.
 
Perang yang dipimpin oleh Saudi juga telah memicu epidemi kolera yang mematikan di Yaman. Menurut penghitungan terakhir Organisasi Kesehatan Dunia, wabah kolera telah membunuh 2.167 orang sejak akhir April 2017 dan diduga terinfeksi 841.906 orang.
 
Pada bulan November 2017, badan anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNICEF, mengatakan bahwa lebih dari 11 juta anak di Yaman sangat membutuhkan bantuan, yang menekankan bahwa diperkirakan setiap 10 menit seorang anak meninggal karena di sana.
 
Selain itu, PBB telah menggambarkan tingkat kelaparan saat ini di Yaman sebagai "belum pernah terjadi sebelumnya," yang menekankan bahwa 17 juta orang memakan makanan yang tidak aman di negara tersebut.
 
Badan dunia mengatakan bahwa 6,8 juta, yang berarti hampir satu dari empat orang, tidak memiliki cukup makanan dan bergantung sepenuhnya pada bantuan luar.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats