Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 07 Desember 2017 21:45 WIB

Kecam Pernyataan Trump, API LIMA Gelar Demo Tolak Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel

Jakarta, HanTer - Aliansi Pemuda Indonesia Lintas Agama (API LIMA) menggelar aksi penolakan terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait Yerusalem adalah Ibu kota negara Israel. 
 
Penolakan itu diwujudkan melalui demonstrasi di depan patung MH Thamrin, Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2017).
 
Koordinator Aksi, Ahmad Syarif Hidayatullah, mengungkapkan, aksi tersebut merupakan wujud kegelisahan atas adanya pernyataan Presiden Donald trump.
 
"Pernyataan itu mengusik keresahan kami. Apa yang disampaikan oleh Trump, tentu merupakan sebuah kesalahan, dan mengganggu ketentraman," terangnya di lokasi.
 
Menurut Syarif, pernyataan Trump sangat bertentangan dengan semangat perdamaian dunia. Dan, bukan jadi salah satu upaya dalam menyelesaikan konflik di Timur Tengah.
 
"Malah dapat menimbulkan permasalahan baru. Karena pernyataannya keluar dari semangat untuk menyelesaikan persoalan Israel-Palestina," kata dia.
 
Adapun Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu (6/12/2017) menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal itu sekaligus menandai proses pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.
 
Bahkan, menurut Trump, menolak mengakui Yerusalem justru tidak membawa perdamaian menjadi lebih dekat antara Israel dan Palestina.
 
Syarif menilai, pengakuan tersebut, juga melanggar resolusi dewan keamanan dan majelis umum PBB.
 
Karena itu, ia sekaligus mendesak Duta besar Amerika Serikat yang ada di Indonesia untuk merespon situasi ini dengan cepat dan bijak. Serta, mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk turut serta menolak Yerusalem sebagai Ibukota Israel.
 
"Kami menolak keras Yerusalem dijadikan Ibukota Israel. Mari segenap masyarakat, bersama-sama kita bentuk solidaritas guna menyuarakan penolakan ini," ujar dia.
 
Untuk diketahui, aksi yang digelar sekitar pukul 17.33WIB itu berlangsung damai dan tertib. Aksi itu juga mendapat pengawalan puluhan polisi yang berjaga di sekitar lokasi.


(Sammy)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats