Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 31 Oktober 2017 20:29 WIB

Enam Negara Bagian AS Ajukan Tuntutan Hukum

Hawai, HanTer - Penentangan terhadap larangan perjalanan terbaru Presiden AS Donald Trump terus berlanjut saat enam negara bagian bergabung dalam tuntutan hukum untuk menantang tatanan di pengadilan.
 
Mereka adalah negara bagian California, Maryland, Massachusetts, New York, Oregon dan Washington yang telah mengajukan mosi untuk menjadi pihak dalam tuntutan hukum Hawaii terhadap larangan terbang Trump. Keenam negara tersebut menekankan bahwa larangan tersebut tidak konstitusional.
 
Sebelumnya, Hawaii telah menantang larangan Trump yang dikeluarkan bulan lalu yang menargetkan orang-orang dari Iran, Libya, Suriah, Yaman, Somalia, Chad, Korea Utara dan beberapa pejabat dari Venezuela. Larangan perjalanan Trump sebelumnya itu, semuanya ditantang di pengadilan.
 
Pekan lalu, Mahkamah Agung AS secara resmi membatalkan rencana untuk mendengar tantangan hukum yang dibawa oleh Hawaii terhadap versi sebelumnya dari larangan terbang Trump terhadap warga negara dari enam negara berpenduduk mayoritas Muslim.
 
Tercatat, sejauh ini Trump telah mengeluarkan tiga larangan perjalanan sejak berusia di Gedung Putih pada bulan Januari lalu. Larangan ketiganya diumumkan pada 24 September dan dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober.
 
Presiden mengeluarkan larangan perjalanan sementara ketiga untuk menggantikan larangan kedua, yang akan berakhir pada 24 Oktober.
 
Para penentang menggambarkan perintah eksekutif Trump sebagai ilegal dan rasis, sementara pemerintah berpendapat bahwa mereka diperlukan untuk keamanan nasional AS.
 
Selama pemilihan presiden 2016, Trump berkampanye untuk "penghentian total dan menyeluruh" umat Islam yang memasuki Amerika Serikat dengan dalih untuk mencegah serangan teroris. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats