Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 26 Juli 2017 22:54 WIB

Jet Tempur Inggris Lacak Pesawat Pembom Rusia di atas Laut Hitam

Laut Hitam, HanTer - Sebuah pesawat tempur Angkatan Udara Kerajaan Inggris yang berbasis di Rumania diterbangkan untuk melacak dua pembom strategis Rusia yang beroperasi di dekat wilayah udara NATO di atas Laut Hitam.
 
Militer Inggris mengumumkan bahwa pesawat tempur RAF Typhoon lepas landas dari sebuah pangkalan udara Rumania di dekat Constanta pada hari Selasa, sebagai tanggapan atas dua pesawat pembom strategis milik Rusia berjenis Tu-22 yang terbang di atas Laut Hitam barat.
 
Pembom supersonik Rusia, yang diberi nama kode nama oleh Backfire oleh NATO, dilacak saat mereka berangkat ke selatan namun jet tersebut tidak berada dalam jangkauan visual satu sama lain. "Ini adalah operasi rutin dan tidak berbeda dengan apa yang dilakukan pesawat NATO di daerah lain secara reguler," kata Andrew Coe, komandan dari 135 Expeditionary Air Wing yang berbasis di Rumania.
 
"RAF memiliki tradisi dan pengalaman yang panjang dalam melakukan aktivitas semacam itu di Inggris dan ini adalah aktivitas damai yang biasa dilakukan untuk memantau penerbangan di wilayah udara yang diminati," tambahnya.
 
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, militer Rusia mengkonfirmasi penerbangan hari Selasa di atas Laut Hitam, menambahkan bahwa pembom Tu-22 diapit oleh jet tempur Su-27.
 
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan "tidak satu pesawat militer asing" mendekati pesawat pembom Rusia tersebut. RAF mengatakan alasan untuk itu kemungkinan terjadi karena Typhoon melacak pesawat Rusia dari kejauhan dan "jet tidak berada dalam jangkauan visual satu sama lain."
 
Pejabat Rusia telah berulang kali memperingatkan terhadap penggelaran pasukan "non-regional" di atas Laut Hitam, wilayah prioritas untuk Rusia sejak penyatuan kembali dengan Krimea setelah sebuah referendum pada bulan Maret 2014.
 
Negara-negara Barat telah bergerak untuk meningkatkan kehadiran militer mereka di Eropa Timur untuk mencegah apa yang mereka sebut "agresi" Rusia.
 
Amerika Serikat telah menempatkan sebuah kontingen pasukan ke Eropa Timur sejak penyatuan kembali Rusia dengan semenanjung Krimea. Penyebaran pasukan Amerika Serikat telah dilengkapi oleh empat kelompok tempur NATO yang memiliki lebih dari 1.000 tentara.
 
Sekitar 3.500 tentara Amerika Serikat tiba di Polandia pada bulan Januari, salah satu penempatan pasukan AS terbesar di Eropa sejak berakhirnya Perang Dingin pada tahun 1991. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats