Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 23 Juli 2017 19:58 WIB

Demonstran Inggris Lakukan Demonstrasi Anti-Israel di London

London, HanTer - Ratusan orang Inggris mengadakan demonstrasi di depan kedutaan Israel di London, di tengah meningkatnya ketegangan mengenai pengenaan pembatasan tindakan pembatasan di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur al-Quds yang diduduki.
 
Demonstrasi yang dilakun pada akhir pekan lalu itu diselenggarakan oleh Forum Palestina di Inggris, yang mengatakan bahwa mereka berusaha menarik perhatian pada agresi Israel di Yerusalem.
 
Beberapa pemrotes membawa plakat yang bertuliskan "Save Al-Aqsa" dan "Free Palestine," sementara beberapa lainnya meneriakkan slogan-slogan anti-Israel seperti "Israel adalah negara teror", dan "Hands-off Al-Aqsa." Mereka Juga membakar bendera Israel.
 
Sementara itu, para pemrotes juga berkumpul untuk mengutuk tindakan Israel di kota Londonderry di Irlandia Utara. Protes serupa telah dilakukan juga di Yordania, Turki dan Malaysia.
 
Seperti diketahui, ketegangan meletus di wilayah pendudukan pada 14 Juli lalu, saat terjadi penembakan fatal di luar Haram al-Sharif yang oleh orang Yahudi disebut Temple Mount. Setelah kejadian tersebut, polisi Israel secara singkat menutup kompleks al-Aqsa dan membatalkan sholat Jum'at Jumat di tempat suci tersebut.
 
Namun, lokasi ini dibuka kembali pada tanggal 16 Juli, akan tetapi dengan detektor logam dan kamera pengawas yang terpasang di pintu masuk.
 
Selama beberapa hari terakhir, 390 warga Palestina telah terluka dan hampir 100 orang dirawat di rumah sakit setelah dilukai oleh tembakan api atau peluru karet Israel, menurut Bulan Sabit Merah,
 
Tiga orang Palestina tewas dalam bentrokan jalanan dengan pasukan Israel di Yerusalem al-Quds dan tiga orang Israel dalam sebuah serangan menuduh menuduh di permukiman Tepi Barat.
 
Pada hari Sabtu, polisi Israel menggunakan granat setrum dan meriam air untuk membubarkan puluhan orang Israel yang melempari batu.
 
Juru bicara Muslim top Arab al-Quds, Mohammed Hussein, mengatakan bahwa protes terhadap pembatasan Israel akan berlanjut sampai perangkat tersebut dihapus.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats