Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 18 Juli 2017 02:52 WIB

Warga Amerika Lebih Memilih Obamacare daripada Trumpcare

Washington, HanTer - Partai Republik Amerika Serikat berusaha untuk melewati sebuah undang-undang yang akan merombak Undang-Undang Perawatan Terjangkau yang dikenal sebagai Obamacare, namun sebuah jajak pendapat baru menunjukkan bahwa mayoritas orang Amerika menentang undang-undang GOP.
 
Jajak pendapat Washington Post/ABC News, yang dirilis pada hari Senin (17/7/2017), menunjukkan bahwa 50 persen lebih memilih Obamacare, sementara hanya 24 persen lebih memilih rencana kesehatan partai Republik, yang juga disebut Trumpcare, sedangkan 13 persen responden lainnya mengatakan tidak menyukai keduanya.
 
Keinginan partai Republik ditujukan untuk memenuhi janji Presiden Donald Trump mencabut Obamacare, pencapaian asuransi kesehatan tanda tangan mantan Presiden Demokrat Barack Obama, yang mencakup sekitar 20 juta orang Amerika.
 
Dalam pemilihan kongres Trump yang kontroversial, anggota parlemen di Dewan Perwakilan Rakyat memilih 217 banding 213 pada bulan Mei untuk lulus RUU pengganti dan penggantian Obamacare, yang disebut American Health Care Act of 2017.
 
Setelah berminggu-minggu perselisihan, anggota Senat Republik meluncurkan sebuah versi revisi tagihan kesehatan mereka pada hari Kamis lalu, dengan pemimpin GOP merencanakan pemungutan suara, atau setidaknya satu prosedur, di minggu yang akan datang. Versi Senat disebut UU Rekonsiliasi yang lebih baik dari tahun 2017.
 
RUU GOP menghadapi jalan yang tidak pasti di Senat 100 anggota, di mana Partai Republik memiliki mayoritas yang sangat sempit - 52 sampai 48. Senator Republik Rand Paul dan Susan Collins telah menyuarakan keberatan atas mosi tersebut. Apalagi Senator Republik John McCain sudah pulih dari operasi di rumah sakit. Dia tidak akan bisa memilih.
 
Jajak pendapat Washington Post / ABC News menemukan bahwa sekitar 60 persen Demokrat dan sepertiga orang independen sangat menyukai Obamacare. Hanya 43 persen anggota Partai Republik yang sangat menyukai proposal GOP.
 
Survei tersebut menunjukkan bahwa hanya 59 persen pemilih Partai Republik yang mendukung RUU GOP, sementara 11 persen mendukung Obamacare. Sisanya 30 persen mengatakan bahwa mereka tidak memiliki preferensi antara Obamacare dan Trumpcare.
 
Enam puluh tiga persen responden mengatakan bahwa lebih penting bagi administrasi Trump untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat berpenghasilan rendah daripada memotong pajak.
 
Jika disetujui, tagihan kesehatan Republikan akan mencabut sebagian besar pajak yang dibayarkan untuk Obamacare, kecuali dua orang yang berpenghasilan tinggi. Proposal GOP juga menggulirkan dana pemerintah federal untuk perluasan Medicaid Obamacare, yang membantu 15 juta penduduk berpenghasilan rendah di 31 negara bagian mendapatkan perlindungan kesehatan. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats