Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 18 Juli 2017 02:06 WIB

Banjir Monsoon di India Tewaskan 76 Orang

Dimapur, HanTer - India telah melaporkan meningkatnya korban akibat banjir musim hujan yang telah mencengkeram negara bagian ke timur laut, barat dan timur negara tersebut. Pejabat mengatakan pada Senin (17/7/2017) bahwa korban tewas akibat banjir di berbagai negara bagian telah meningkat menjadi setidaknya 76, dengan delapan orang tewas dalam satu hari terakhir.
 
Pankaj Kumar, seorang pejabat pemerintah daerah di negara bagian barat Gujarat, mengatakan 11 orang telah tewas sejak Sabtu saat musim hujan meningkat di seluruh negara bagian. "Tujuh di antaranya meninggal dalam 24 jam terakhir dan setidaknya empat lainnya masih hilang," kata Kumar.
 
Pihak berwenang di negara bagian Assam di timur laut, salah satu korban terburuk, melaporkan satu kematian lagi dalam 24 jam terakhir. Rajib Prakash Barua, pejabat senior Otorita Manajemen Bencana Assam, mengatakan bahwa lima sungai besar masih dalam tingkat bahaya meskipun hujan telah mereda di beberapa bagian negara bagian.
 
"Ribuan orang telah diselamatkan dan sekarang berada di 118 kamp bantuan yang didirikan oleh pemerintah di 21 distrik yang terkena dampak," katanya mengenai operasi bantuan darurat yang berlangsung sejak musim hujan tiba di bulan April.
 
Sebanyak 60 orang tewas di Assam dalam banjir bandang baru-baru ini. Tim penyelamat juga telah bergegas untuk menyelamatkan spesies yang terancam punah di Assam`s Kaziranga National Park, tempat asal badak bertanduk khas India. Pihak berwenang mengatakan rumput dan makanan lainnya dikirim ke hewan yang terdampar di bagian taman yang banjir.
 
Hujan dan banjir juga telah menimbulkan kerugian luas di Arunachal Pradesh di timur laut dan kantong-kantong wilayah timur Odisha dan Bihar. Layanan kereta api dan jalan serta pasokan listrik terganggu di negara-negara yang terkena dampak sementara ribuan orang masih terdampar tanpa kebutuhan pokok.
 
Kepala Menteri Odisha Naveen Patnaik mengatakan bahwa penyegaran udara telah dilakukan secara penuh untuk mencapai korban dengan makanan, obat-obatan dan persediaan. Laporan mengatakan setidaknya 300 orang, termasuk 16 wanita hamil, telah diselamatkan oleh tim tanggap darurat di wilayah yang terkena dampak paling parah sejak Sabtu lalu.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats