Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 25 Juni 2017 23:15 WIB

Enam Anak Tewas di Pakistan Lantaran Mengambil Peledak yang Terlihat Seperti Mainan

Islamabad, HanTer - Enam anak-anak tewas di desa di Pakistan barat laut pada Minggu (25/6/2017), saat mereka mengambil peledak, yang terlihat seperti mainan. Pejabat tinggi pemerintah setempat Muhammad Sohaib, mengatakan bahwa sedikit-dikitnya 31 orang, termasuk beberapa anak-anak, cacat atau terbunuh dalam ledakan, yang diakibatkan peledak disebut IEC, sejak 2016 di wilayah Waziristan Selatan, bagian dari daerah kesukuan Pakistan. 
 
Sohaib juga mengatakan bahwa pihak berwenang akan memberikan ganti rugi kepada keluarga dan membayar biaya pengobatan anak-anak itu.
 
Muhammad Umer, yang keponakannya termasuk satu dari dua anak-anak terluka dalam ledakan tersebut, mengatakan bahwa anak-anak sedang bermain saat menemukan sesuatu, yang tampak seperti mainan. "Empat dari mereka meninggal di tempat, satu dalam perjalanan ke rumah sakit, dan satu lagi di rumah sakit," katanya.
 
Sebelumnya pada pada Sabtu, dua anak terbunuh di desa terdekat ketika menginjak ranjau darat saat bermain di ladang. Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari satu juta orang mengungsi dari wilayah tersebut setelah tentara Pakistan mulai memerangi Taliban pada tahun 2009. Namun sudah banyak yang kembali ke rumah pada tahun ini, ke desa yang tinggal tersisa puing-puingnya.
 
Penduduk Waziristan Selatan sering harus menempuh perjalanan lima sampai enam jam untuk mendapatkan perawatan kesehatan dan rumah sakit di ibu kota kabupaten Wana memiliki perlengkapan kesehatan yang sangat kurang.
 
Pada Jumat, sedikit-dikitnya lima orang tewas dan 14 orang lagi cedera dalam ledakan bunuh diri di dekat satu pos pemeriksaan polisi di Kota Quetta di bagian barat-daya Pakistan.
 
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Balochistan di bagian barat-daya Pakistan Anwaar ul Haq Kakar, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Seorang pembom bunuh diri menabrakkan satu kendaraan yang berisi peledak ke satu pos pemeriksaan di dekat kantor kepala polisi provinsi itu.
 
Beberapa regu penolong, pasukan keamanan dan polisi bergegas ke lokasi ledakan dan mengangkat korban tewas serta cedera ke Rumah Sakit Sipil Quetta, Ibu Kota Provinsi Balochistan. Kakar mengatakan bahwa mereka menerima laporan mengenai masuknya kendaraan berisi peledak ke dalam kota tersebut dan pengamanan ditingkatkan.
 
Pengawas Medis Rumah Sakit Sipil Farid Ahmad mengatakan sejauh ini lima mayat dan 14 orang yang cedera telah dibawa ke rumah sakit tersebut. Menurut laporan media setempat, dua polisi termasuk di antara korban yang tewas sementara dua anak kecil juga cedera dalam ledakan itu.
 
Pasukan keamanan dan polisi telah menutup lokasi ledakan dan daerah sekitarnya.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats