Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 12 Mei 2017 01:39 WIB

CIA Dirikan Unit Baru Tangani Korea Utara

CIA
Virginia, HanTer - CIA telah mendirikan Pusat Misi Korea untuk menangani ancaman rudal nuklir dan balistik yang diajukan oleh Korea Utara dan pemimpinnya yang tidak dapat diprediksi.
 
Penciptaan pusat yang berfokus pada ancaman spesifik dari semenanjung Korea akan memungkinkan CIA untuk memanfaatkan sumber daya, kemampuan, dan otoritas penuh badan tersebut  untuk menangani Korea Utara.
 
Dalam pernyataannya kemarin, lembaga tersebut akan menempatkan kekuatan analis dan petugasnya secara berdampingan di satu lokasi untuk mengatasi ancaman dari Pyongyang.
 
"Pusat Misi yang baru mengacu pada perwira berpengalaman dari seluruh Agency dan mengintegrasikan mereka dalam satu entitas untuk membawa keahlian dan kreativitas mereka untuk menghadapi target Korea Utara," tulis Direktur CIA Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan seperti dilansir CNN.
 
Dalam pernyataan tersebut, Mike Pompeo juga mengatakan bahwa pendirian pusat tersebut memfokuskan upaya CIA untuk melawan "ancaman serius" yang muncul dari Korea Utara, yang dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan uji coba nuklir dan rudal dalam upaya meningkatkan kemampuan militernya.
 
"Menciptakan pusat misi Korea memungkinkan kita untuk secara lebih mengintegrasikan dan mengarahkan usaha CIA melawan ancaman serius terhadap Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya yang berasal dari Korea Utara," ucap Pompeo dalam pernyataannya tersebut.
 
Sementara itu menurut Bruce Klingner, mantan Kepala Divisi CIA, mengatakan bahwa waktunya tidak mungkin terkait dengan kejadian baru-baru ini, namun bertujuan untuk lebih memposisikan agen tersebut guna melawan ancaman yang sangat nyata dan terus berkembang terhadap Amerika Serikat, sehingga alokasi sumber daya yang cukup ke pusat yang berdedikasi, ia sepakat dengan itu.
 
"Meskipun tidak banyak rincian, restrukturisasi birokrasi adalah sesuatu yang memerlukan waktu cukup lama untuk mempersiapkan, meninjau ulang, dan melewati berbagai tingkat persetujuan," kata Klingner.
 
Sejauh ini, terdapat 10 pusat yang ada di CIA, dan tambahan baru akan menjadi yang paling terfokus dalam hal wilayah geografis dan pengiriman, di mana Semenanjung Korea saat ini berada di bawah yurisdiksi Pusat Misi untuk Asia Timur dan Pasifik.
 
 
Kerja sama dengan badan intelijen Korea Selatan
 
Mantan analis senior CIA John Nixon mengatakan bahwa dia mengharapkan pusat tersebut untuk mengeluarkan "sitreps", yakni laporan situasi untuk komunitas intelijen dan administrasi Trump. Menurutnya, mungkin bisa dilakukan dua kali dalam sehari, sehingga mendapatkan laporan terkini yang signifikan.
 
Dalam pernyataan tersebut juga dituliskan bahwa kantor baru tersebut akan bekerja sama dengan komunitas intelijen dan seluruh komunitas keamanan nasional Amerika Serikat. 
 
Nixon, mantan analis tersebut, mengatakan bahwa dia juga mengharapkan kerjasama yang signifikan dengan badan intelijen Korea Selatan ke depan. "Saya pikir (kerjasama dengan Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan) akan sangat tinggi, juga dengan (Korean Central Intelligence Agency)," tuturnya.
 
Ia juga mengatakan bahwa pembentukan misi tersebut akan mengirim pesan dari CIA ke administrasi Trump bahwa prioritas kebijakan luar negerinya diakui. "Ini bukan rezim yang mudah untuk mengumpulkan informasi, tapi kami tidak mendapatkan informasi dari sana yang seharusnya. Ini pertanda bahwa, 'Baiklah, kita akan serius dalam hal ini. Pusat Misi ini akan menunjukkan kepada pemerintah bahwa masalah ini akan menjadi front and center," katanya.
 
"Satu hal yang menarik dari Trump adalah dia mendapat pengarahan tentang Korea Utara, dia menyerap barang-barang ini, ini pertanda lain bahwa Korea Utara adalah yang teratas dalam daftar," jelasnya.
 
Dia menambahkan bahwa CIA ingin "memperkuat" stasiun Seoul-nya, termasuk pengangkatan seorang kepala stasiun baru yang berprofil tinggi di Seoul. "Mereka akan mencari seseorang dengan gravitas serius, yang memiliki koneksi dan tahu pemainnya," pungkas Nixon. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats