Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 30 Maret 2017 05:25 WIB

Prancis Kesampingkan Perundingan dengan Inggris Selama Brexit

Paris, HanTer - Menteri luar negeri Prancis pada Rabu waktu setempat mengatakan bahwa perundingan antara Uni Eropa dan Inggris menyangkut masa depan hubungan mereka hanya bisa dilakukan setelah negosiasi Brexit selesai dalam waktu dua tahun kedepan.
 
Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan kepada Uni Eropa, bahwa pada Maret 2019 ia ingin kesepakatan soal pemisahan Inggris dari Uni Eropa dan kesepakatan menyangkut hubungan masa depan sudah bisa terwujud.
 
"Setelah negosiasi soal pemisahan (Inggris dari Uni Eropa), akan ada perundingan lainnya dan itu akan menyangkut pengaturan hubungan masa depan antara 27 negara Uni Eropa dan Inggris Raya," kata Menlu Prancis Jean-Marc Ayrault.
 
Menlu menambahkan bahwa perundingan tentang pemisahan akan sulit dan May tidak bisa memilih apa yang diinginkan dari kesepakatan. "Kita harus melakukan pembicaraan ini secara konstruktif dan terhormat. Kami tidak berniat menghukum suatu masyarakat atas apa yang telah mereka pilih," tegas Ayrault.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats