Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 27 Oktober 2015 11:09 WIB

Israel Pertimbangkan Cabut Hak Warga Palestina di Yerusalem

Jakarta, HanTer-Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, tengah mempertimbangkan pencabutan sebagian tunjangan dan hak melakukan perjalanan bagi warga Palestina yang tinggal di Yerusalem Timur.

Hal itu dilakukan sebagai reaksi atas gelombang kekerasan berkelanjutan antara warga Palestina dan pasukan keamanan Israel.

"Netanyahu telah memerintahkan pengkajian ulang kebijakan yang memberi tunjangan sosial Israel bagi warga Palestina di Yerusalem Timur dan mengizinkan mereka bergerak bebas di Israel, hak-hak yang tidak dimiliki orang Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduduki," ujar pejabat Israel seperti dilaporkan VOA, Selasa (27/10/2015).

Seperti diketahui, pada bentrokan yang dimulai bulan lalu di tempat suci di Yerusalem, setidaknya 10 orang Israel tewas, dan umumnya akibat penikaman, sedangkan 51 orang Palestina ditembak mati pasukan keamanan Israel, termasuk 30 orang yang diidentifikasi Israel sebagai penyerang.


(adt)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats