Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 07 Mei 2015 16:52 WIB

Rekam Keponakan Mandi, Pria Ini Dipenjara 5 Tahun

Adelaide, HanTer-Seorang pria asal Australia Selatan dipenjara 5 tahun. Dia diketahui secara diam-diam merekam keponakan perempuannya saat mandi dan menggunakan gambar itu untuk membuat video seks sebelum memperkosanya.

Pengadilan Negeri setempat menyatakan bahwa pada 2012 dan 2013, sang paman bersama keponakannya itu masih tinggal dalam satu rumah. Kemudian pria berusia 67 tahun yang tak disebutkan namanya guna melindungi identitas keponakannya yang masih berusia 20 tahun itu, menyembunyikan kamera di kamar mandi dan merekam keponakannnya tersebut yang sedang mandi, dan mengganti baju.

Sang paman lalu menciptakan 1.200 gambar tak bergerak, selanjutnya mengeditnya dengan menambahkan fitur gambar seperti baju dalam, dan menggunakan gambar itu untuk membuat video pendek berlatar musik pop dan rock.

Kejahatan itu terbongkar ketika polisi memanggil pria itu akibat memperkosa keponakannya. Lalu, polisi menangkap pria itu dan mencari video-video tersebut.

Di persidangan, hakim menemukan bahwa ayah tiga anak itu bersalah atas tuduhan pemerkosaan, dan pelaku mengaku bersalah atas 12 tuduhan merekam gambar secara tak senonoh. Ia pun dikenakan hukuman penjara selama 5 tahun, dan tanpa pembebasan bersyarat selama 2,5 tahun.

Hakim Jack Costello mengungkapkan, penjelasan pria itu, bahwa ia merasa berhak untuk merekam keponakannya, sungguh `fantastis`. "Anda merasa berhak untuk merekam keponakan Anda secara tidak sopan karena Anda melakukannya agar ia kemudian bisa menunjukkan kepada pacarnya," kata sang hakim seperti dilaporkan radio ABC, Kamis (7/5/2015).

"Rencana Anda adalah menyimpan rekaman ini untuk rahasia pribadi Anda, tujuan Anda dalam melakukannya sangat tak senonoh," tukas hakim.


(adiantoro)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats