Di Publish Pada Tanggal : Senin, 21 Mei 2018 14:36 WIB

Bertekat Menang Pileg 2019, DPD PAN Bekali Kader dan Bacalegnya Strategi Tempur

Riau, HanTer - Tekat Partai Amanat Nasional (PAN ) Kabupten Indragiri Hulu, Riau untuk menjadi pemenang pada Pemilihan Legislatif 2019 tidak sebatas wacana dan omongan belaka. Hal itu dibuktikan dengan digelarnya latihan Kader Amanat Dasar (LKAD) Riau. 
 
LKAD yang dibuka secara langsung oleh Wasekjen DPP PAN, Arif Mustafa Al-Buny itu merupakan bagian dari komitmen PAN dalam membekali kader, menciptakan kader militan, serta sebagai syarat wajib bagi kader yang berkeinginan maju pada bursa Pileg 2019 nanti.
 
Hadir juga Sekwil PAN Riau Tengku Zulmizan Assegaf, Ketua DPD PAN Kuansing, perwakilan Kodim 0302 Inhu, Kapten Yunasri serta Komisi Hukum KPU Inhu, Hendri A Saleh yang juga kebagian sebagai pemateri.
 
 
Panitia LKAD, Suwindi mengatakan, LKAD kali ini sedikitnya diikuti oleh 54 kader serta bacaleg. "Melalui LKAD tersebut, para kader dan Bacaleg diharapkan mampu menyerap materi yang disampaikan oleh instruktur yang sengaja kita datangkan DPP dan DPW," kata Windi.
 
"Selain untuk mengasah kemampuan kader, LKAD ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran kader untuk menjadi mentor serta calon legislatif nantinya, dan dapat menjadi duta partai dalam memenangkan pemilihan umum 2019 mendatang," tambahnya.
 
Terpisah, Wasekjen bidang Kaderisasi DPP PAN Arif Mustafa Al Buny membeberkan strategi tempur tanpa isu sara. 
 
”Tidak ada langkah dan kegiatan khusus terkait persiapan pileg, pilkada maupun pilpres termasuk perihal isu sara atau isu lainnya. Perkaderan PAN berjalan apa adanya sesuai dengan sistem perkaderan PAN yang sudah berjalan selama ini dan Rencana kegiatan kedepan hanya mengintensifkan saja seluruh kegiatan perkaderan PAN sesuai dengan sistem perkaderan partai,'' ujar Arif.
 
Disinggung mengenai kampanye negatif, kampanye pemilu itu kontestasi gagasan dan prestasi dalam berbangsa dan bernegara maka dalam berkampanye sebaiknya lebih menonjolkan hal tersebut daripada hal lain.  
 
''Soal kampanye berbasis isu sara sebaiknya dihindari oleh semua pihak. Jangan reaktif tapi juga jangan memicu (main api), jangan emosi tapi juga jangan provokasi, jangan memanfaatkan tapi juga jangan membuka ruang begitu lah kira-kira mas,” tambah Arif.
 


(Anu)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats