Di Publish Pada Tanggal : Senin, 16 April 2018 16:32 WIB

Diduga Ada Penistaan Agama, Direktur Sariyunika Jaya Dipolisikan

Jakarta, HanTer - Oey Huei Beng melaporkan dugaan adanya penistaan agama yang berlangsung di PT. Sariyunika Jaya ke Polda Jawa Barat. Perusahaan tekstil yang terletak di Jalan Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat itu diduga melarang karyawan yang beragama Islam untuk melaksanakan ritual ibadah seperti sholat Jumat. Padahal perusahaan tersebut memiliki 450 karyawan yang terdiri dari pria dan perempuan.

Bahkan Oey Huei Beng yang saat ini menjadi mualaf juga dipecat sebagai komisaris di perusahaan keluarga tersebut hanya karena memotong hewan qurban pada Idul Adha 2017 lalu. Akibat pemecatan tersebut Oey Huei Beng bersama suami dan anaknya tidak bisa masuk ke dalam perusahaan tersebut. Saat ini perusahaan tersebut telah dikuasai oleh Oey Han Bing, Direktur PT. Sariyunika Jaya, kakak kedua Oey Huei Beng.

"Kami melaporkan adanya dugaan penistaan agama ke Polda Jawa Barat pada Rabu, 12 April 2018 kemarin," kata Oey Huei Beng yang didampingi Saiful Anwar dan Ahmad Mubarok, kuasa hukumnya di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Oey Huei Beng menuturkan, tanda laporan adanya dugaan penistaan agama di PT. Sariyunika Jaya ke Polda Jawa Barat adalah LPB/363/IV/2018/JABAR/Tanggal 12 April 2018. Ia pun berharap polisi bisa memproses laporannya dengan memeriksa saksi-saksi. Jika memang memenuhi unsur perkara pidana atas dugaan adanya penistaan agama maka harus segera memprosesnya. Apalagi negara menjamin adanya kebebasan untuk menganut kepercayaan atau agama.

Sebelumnya Selasa (3/4/2018), Oey Huei Beng juga telah melaporkan adanya dugaan penistaan agama di PT. Sariyunika Jaya ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta. Menurut Oey Huei Beng, pelarangan ibadah khususnya sholat Jumat dilarang oleh Oey Han Bing, Direktur PT. Sariyunika Jaya. Selain itu Oey Han Bing juga melarang adanya pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di area PT Sariyunika Jaya pada Hari Raya Idul Adha 1438 H tepatnya pada tanggal 1 September 2017 lalu.

Hingga berita ini diturunkan, Oey Han Bing belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan penistaan agama yang dilaporkan ke MUI.


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats