Di Publish Pada Tanggal : Senin, 12 Maret 2018 19:59 WIB

Tigor Doris Kritik JR Saragih Tak Layak Ikut Pilkada Sumut

Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris mengkritik keras upaya JR Saragih untuk lolos sebagai calon gubernur Sumatra Utara. Ia menilai, langkah JR Saragih menempuh upaya hukum melalui Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri (PTTUN) Medan merupakan caranya mengantisipasi jika ijazahnya tidak berhasil dilegalisir sampai batas waktu yang ditentukan oleh Bawaslu. 
 
“Kalau memang dia yakin ijazahnya asli mengapa dia siapkan PTTUN. Artinya dia harus memperjuangkan  foto kopi legalisir supaya ijazahnya asli.  Jadi untuk apa dia melaporkan hal ini  jika ijazahnya asli,” kata Tigor, Senin (12/3/2018).
 
Menurut Tigor, setelah JR Saragih dinyatakan KPU Sumut  tidak memenuhi syarat karena tersangkut masalah ijazah, dia kemudian melakukan gugatan ke  Bawaslu Sumut. Lalu Bawaslu memutuskan mengabulkan sebagian gugatan dan memerintahkan legalisir ulang  ijazah. 
 
“Menurut saya ada manipulasi, yakni saat penyerahan legalisir ijazah  ke KPU Sumut ditemukan  dobel stempel  pada ijazahnya sehingga KPU Sumut menyatakan  dia  tidak memenuhi syarat. Namun setelah mengajukan gugatan ke Bawaslu, Bawaslu memberikan ruang,” ujar Tigor. 
 
Terkait dengan Surat Keterangan Penganti Ijazah (SKPI)  atas nama JR Saragih yang dikeluarkan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Pusat, Tigor menambahkan, SKPI tersebut terbit karena ada surat keterangan laporan kehilangan dari Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Pusat. 
 
Selama ini tidak ada alasan Ijazah hilang mengapa hal ini baru terjadi ketika JR Saragih maju sebagai cagub Sumut. “Permasalahannya bukan  ijazah JR saragi asli atau tidak tapi ijasah yang dia serahkan sebagai persyaratan itu palsu, kenapa selama ini dia tidak jujur kalau ijazahnya hilang, “ tegas Tigor.
 
“Jokowi Watch menilai  JR Saragih sebaiknya dieliminasi sebagai cagub Sumut karena  tidak melalui tahapan-tahapan itu secara sempurna. sekarang saja dia sudah berbohong bagaimana kalau dia jadi gubernur,” pungkas Tigor.


(***)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats