Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 06 Maret 2018 21:42 WIB

Ganjil-Genap Tol Cikampek; Tol Jatibening Bisa Alternatif

 
Bekasi, HanTer - Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, akan memfokuskan penempatan personelnya di sekitar kawasan Jatibening, Kecamatan Pondokgede saat berlangsungnya rekayasa lalu lintas ganjil-genap mulai 12 Maret 2018.
 
"Karena Gerbang Tol Jatibening tidak ikut terkena aturan ganjil genap, bisa jadi pengendara beralih menuju gerbang tersebut," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana di Bekasi, Selasa (6/3/2018)
 
Untuk itu, pihaknya akan bersiaga di jalan-jalan arteri yang kemungkinan menjadi alternatif pengendara yang dilarang masuk tol melalui gerbang Bekasi Barat dan Bekasi Timur.
 
Akses menuju gerbang Jatibening yang akan diwaspadai potensi kemacetannya, yakni Jalan KH Noer Alie Kalimalang hingga Jalan Caman.
 
Jika mengakses jalur ini, kata dia, pengendara juga bisa masuk tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau justru lanjut menyusuri Kalimalang hingga tembus ke Jakarta Timur.
 
"Untuk jalur ini, fokus antisipasi di simpang Galaxy karena sebelum kebijakan tersebut diberlakukan pun, di titik tersebut kepadatan kendaraannya cukup tinggi," katanya.
 
Simpang Galaxy saat ini menjadi akses masuk sejumlah kendaraan menuju Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu yang pada jam sibuk kerja selalui mengalami kepadatan akibat penyempitan badan jalan.
 
Simpang Galaxy merupakan jalur alternatif pengendara dari Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan menuju GT Jatibening.
 
Dikatakan Yayan, jalur lain yang kemungkinan dilintasi ialah Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Sultan Agung, juga Jalan Pekayon-Pondok Gede bagi yang ingin mengakses Jakarta melalui jalan tol Jakarta Outer Ring Road.
 
"Kami sudah pantau kerusakan jalan di koridor alternatif ini sudah diperbaiki oleh instansi terkait sehingga bisa meredam potensi kemacetan. Tinggal petugas Dishub dan Polantasnya dipertebal lagi," katanya.
 
Yayan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan uji coba rekayasa lalu lintas ganjil-genap di sejumlah gerbang tol setempat mulai 12 Maret 2018.
 
"Kami sebagai aparatur pemerintah di daerah tentunya harus selalu siap menjalankan instruksi dari pimpinan termasuk kebijakan ganjil-genap nanti," katanya.
 
Saat rekayasa lalu lintas itu diberlakukan, kata dia, kendaraan pribadi yang ingin menuju Jakarta melalui gerbang Bekasi Barat dan Bekasi Timur akan dipilah melalui aturan ganjil genap.
 
Jika plat nomor kendaraan merupakan angka genap, maka boleh melintas pada hari bertanggal genap. Sebaliknya dengan pemilik kendaraan bernomor ganjil, hanya boleh masuk tol pada hari bertanggal ganjil.
 
Aturan ini berlaku pada Senin-Jumat mulai pukul 6.00 WIB hingga 9.00 WIB dan selepas waktu tersebut, aturan dibebaskan.


(zamzam)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats