Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 13 Februari 2018 03:33 WIB

Korban Banjir Bandang Dapat Rumah Tapak

Bandung, HanTer - Banjir bandang yang menimpa wilayah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut pada September 2016 lalu mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggalnya. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, bencana alam yang menerjang Kecamatan Garut tersebut merupakan banjir bandang terbesar dan terparah dalam catatan BPDB.
 
Berkaitan dengan hal tersebut, Rumah Zakat menginisiasi program pembangunan rumah tapak sebagai bentuk kepedulian bagi korban yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Garut. Rumah Zakat menyerahkan 10 unit rumah tapak bagi korban banjir bandang kepada Pemerintah Kabupaten Garut, Sabtu, (9/2). Lokasi serah terima tersebut tepatnya berada di Kelurahan Lengkong Jaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
 
Menurut Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda, lokasi pembangunan rumah tapak tersebut dipilih karena lokasi rumah warga yang terdampak banjir sebelumnya tidak bisa ditinggali lagi, sehingga harus direlokasi ke tempat lain yang lebih aman dan kondusif. 
 
Sedangkan untuk proses pembangunan rumah tapak tersebut memerlukan waktu delapan bulan, mulai dari Maret hingga November 2017.
 
Rumah tapak dengan tipe 36 ini terdapat dua kamar tidur, satu ruang tamu yang merangkap dengan dapur, dan satu kamar mandi.  “Rumah tapak ini merupakan hasil donasi dari para donatur Rumah Zakat di tahun 2017,” kata Murni seperti keterangan diterima Harian Terbit, Senin (12/2/2018). Romi
 


(romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats