Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 12 Januari 2018 04:44 WIB

Gawat, 45 Ribu Warga Belum Terekam KTP-E

Bojonegoro, HanTer - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro, Jawa Timur, memperkirakan masih ada sekitar 45.000 warga di daerahnya termasuk pemilih pemula yang belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik hingga awal Januari 2018.
 
"Perhitungan warga yang belum melakukan perekaman KTP-E sekitar 45.000 jiwa itu juga diperhitungkan warga yang usianya masih 16 tahun pada Juni 2018 sudah wajib memiliki KTP-E," kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Bojonegoro Andrianto di Bojonegoro, Kamis (11/1/2017).
 
Menjawab pertanyaan berapa jumlah pemilih pemula, ia mengaku tidak tahu pasti pemilih pemula yang akan ikut mencoblos dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Juni 2018.
 
Namun dari angka kelahiran rata-rata di daerahnya sekitar 20 jiwa per tahun, katanya, jumlah pemilih pemula yang akan ikut mencoblos dengan usia berkisar 17-20 tahun jumlahnya cukup banyak.
 
"Kalau melihat usia warga berkisar 17-20 tahun yang masuk kategori pemilih pemula jumlahnya cukup banyak," ucapnya menambahkan.
 
Saat ini, kata dia, Dispendukcapil Bojonegoro hanya memiliki sisa sekitar 8.500 keping blangko KTP-E, dengan jumlah rata-rata mencetak KTP-E berkisar 400-500 keping per hari.
 
Sedangkan kekurangannya sebanyak 49.097 keping blangko KTP-e pada Januari 2018 untuk membuat KTP-E sebanyak 27.211 warga di daerahnya yang sudah memiliki "print ready record" (PRR).
 
Selain itu, mencetak KPT-E bagi sebanyak 30.616 warga yang baru memiliki surat keterangan pengganti KTP-E yang sudah dilengkapi dengan PRR dan status "send for enrolmen" (SFE) atau gangguan pengiriman sebanyak 1.270 warga.
 
"Surat keterangan pengganti KTP-E sudah dilengkapi dengan PRR sehingga hanya tinggal mencetak KTP-E," ucapnya menambahkan.
 
Meski jumlah kebutuhan keping blangko KTP-E masih kurang, menurut dia, tidak ada masalah, sebab sekarang Pemerintah sudah memiliki persediaan keping blangko KTP-E.
 
"Kalau kurang ya kita tinggal meminta tambahan keping blangko KTP-E ke Kementerian Dalam Negeri," katanya.
 
Data di dispendukcapil menyebutkan jumla warga yang wajib KTP sebanyak 1.087.462 jiwa, sedangkan yang sudah melakukan perekaman KTP-E sebanyak 990.394 jiwa.
 
Warga yang sudah melakukan perekaman tetapi tidak masuk perhitungan, penyebabnya meninggal dunia, pindah tempat, serta di luar negeri," ucapnya.


(Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats