Di Publish Pada Tanggal : Senin, 30 Oktober 2017 20:20 WIB

Menangkan Praperadilan; Kejati Kepri Siap Panggil Paksa Tersangka Korupsi Askes

 
Jakarta, HanTer - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) siap melakukan panggil paksa terhadap Muhammad Nasihan (MN) , tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana Askes dan JHT PNS dan honorer Pemko Batam senilai Rp55 miliar.
 
"Pasca ditolaknya permohonan praperadilan tersangka, kami siapkan langkah hukum selanjutnya yakni upaya panggil paksa karena tersangka sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan penyidik," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Yunan Harjaka dihubungi Harian Terbit, Senin (30/10/2017).
 
Yunan menyatakan sejak awal optimis bahwa hakim tunggal yang memimpin persidangan akan menolak semua dalil-dalil yang diajukan tersangka. Alasanya, penetapan dua tersangka (M Nasihan dan Syafei -red) terkait kasus penyertaan dana jaminan Askes dan JHT Pemko Batam kepada Asuransi PT BAJ telah memenuhi unsur tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
 
"Penetapan tersangka telah sesuai aturan hukum dan memenuhi dua alat bukti. Tidak ada yang diragukan," ujar Yunan.
 
Dijelaskan, dalam proses penanganan dan penetapan tersangka kasus korupsi tersebut, penyidik telah melakukan berbagai tahapan dan semua proses sesuai mekanisme dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan peraturan perundangan yang berlaku.
 
Antara lain  tiga bukti permulaan menjadi patokan hukum dalam menentukan perbuatan seseorang untuk dijadikan tersangka. Mulai dari keterangan saksi-saksi, keterangan ahli, surat-surat hingga petunjuk. 
 
Sehingga surat perintah penyelidikan dan penyidikan yang dikeluarkan oleh  Kejati Kepri, telah sesuai dan sah menurut hukum.
 
Kajati mengungkapkan  sejak awal hingga akhir proses sidang praperadilan, pihak pemohon tidak dapat menunjukan bukti formil, bahwa M Nasihan dalam melakukan tindakannya selaku kuasa hukum PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ), dalam bukti surat yang diajukan pemohon, tidak melampirkan surat kuasa dari PT Askes BAJ ke M Nasihan.
 
Disamping itu, pemohon juga tidak dapat membuktikan dalil-dalil yang dimohonkannya. 
 


(zamzam)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats