Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 17 Oktober 2017 16:55 WIB

PN Palangkaraya Gugurkan Permohonan Praperadilan 4 ASN

Kalteng, HanTer - Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya menggugurkan permohonan praperadilan 4 Aparatur Sipil Negara (ASN), yang ditujukan kepada pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).
 
Hal ini ditegaskan Agus Windana SH, Hakim PN Palangka Raya yang mengatakan permohonan praperadilan sudah digugurkan, sehingga proses hukum harus dijalani keempat orang ASN, yaitu M. Rosihan Pribadi, Ir. Lukmansyah, Mila Karmila dan Ir. H. Ahmad Yadi.
 
"Praperadilan sudah digugurkan," ujar Hakim Agus Windana di Palangkaraya, Selasa (17/10/2017).
 
Sebelumnya Majelis Hakim juga menolak keberatan para terdakwa dalam sidang yang digelar secara terpisah, dengan alasan masa hukuman para terdakwa dibawah 15 tahun.
 
Keempat terdakwa kasus penyerobotan tanah milik almarhum Brata Ruswanda, yaitu M. Rosihan Pribadi, Ir. Lukmansyah, Mila Karmila dan Ir. H. Ahmad Yadi mengajukan keberatan dan meminta untuk diajukan penundaan digelarnya sidang lantaran tidak didampingi kuasa hukum.
 
"Ancamannya dibawah 15 tahun, jadi (terdakwa) tidak wajib didampingi kuasa hukum, (dengan demikian) sidang tetap dilanjutkan," kata Hakim Ketua Anak Agung Gede Agung, Senin (16/10/2017) di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).
 
Kendati ditolak, namun Majelis Hakim tetap mencatat permintaan keberatan dari para terdakwa. "Keberatan saudara kami catat, tapi sidang tetap dilanjutkan," sambung Majelis Hakim.
 
Seperti diketahui, Bupati Hj. Nurhidayah diduga melakukan intervensi kasus yang membelit anak buahnya dalam perkara penyerobotan tanah di Kobar.
 
Ahli waris meminta keadilan ditegakkan dan berkas perkara penggelapan tanah milik Alm. Brata Ruswanda sudah diserahkan ke Kejaksaan dan kini mulai bergulir di meja hijau.
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Acep Subhan Saepudin, SH membacakan surat dakwaannya di hadapan terdakwa M. Rosihan Pribadi, Ir. Lukmansyah, Mila Karmila dan Ir. H. Ahmad Yadi atas penyerobotan lahan milik almarhum Brata Ruswanda yang kasusnya dilaporkan ahli waris Hj. Wiwiek Sudarsih.


(Danial)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats