Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 12 Oktober 2017 00:05 WIB

Residivis Pemerkosa Anak Dicokok Buser di KM Sinabung

Jayapura, HanTer – Tim buru sergap (Buser) Polda Papua berhasil mencokok pelaku berinisial YK (28), terkait kasus pemerkosaan anak dibawah umur yang terjadi di BTN Walikota, Tanah Hitam Distrik Abepura Kota.
 
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal mengatakan, YK ditangkap pada hari Rabu tanggal 11 Oktober 2017 pukul 12.45 WIT di Pelabuhan Laut Jayapura.
 
"Pelaku diamankan pada saat menyamar mengangkat barang hendak naik kapal KM. Sinabung. Karena anggota sudah menguasai pelabuhan dan mencurigai pelaku yang seharusnya belum diperbolehkan naik ke Kapal, sehingga personil langsung menghentikan pelaku dan selanjutnya diamankan ke Polres Jayapura Kota," ujar Kamal dalam keterangan tertulisnya kepada Harian Terbit, Rabu (11/10/2017).
 
Kamal menjelaskan, penangkapan YK, berkat kerja keras Personil Polres Jayapura Kota untuk mengungkap pelaku pemerkosaan anak di bawah umur yang dialami oleh APR anak berumur 7 tahun pada hari Sabtu tanggal 07 Oktober 2017.
 
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, telah diketahui indentitas pelaku dan pada hari Rabu tanggal 11 Oktober 2017 pelaku berhasil diamankan saat ingin naik Kapal KM. Sinabung.
 
Saat ini Buser sudah menjebloskan YK ke dalam penjara Mapolres Jayapura Kota guna pemeriksaan secara intensif oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura Kota guna mengungkap motif dan modus pelaku melakukan perbuatan tersebut.
 
"Dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa modus pelaku dalam melakukan pemerkosaan tersebut adalah memberikan es kepada anak-anak yang sementara bermain di luar rumah, sebelum kejadian pemerkosaan, pelaku sempat menawarkan es kepada korban APR bersama teman-temannya, saat itu yang menerima es tersebut hanya korban, teman yang lainnya tidak menerima pemberian pelaku," papar Kamal.
 
Selanjutnya setelah korban menerima pemberian es tersebut, korban diajak jalan-jalan oleh pelaku dengan di iming-imingi akan membelikan barang lainnya, saat itulah pelaku mengambil kesempatan untuk melakukan pemerkosaan terhadap korban APR.
 
Hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa pelaku melakukan pemerkosaan bukan baru kali ini saja, sebab dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku telah melakukan pemerkosaan sebanyak 3 kali di tiga tempat yang berbeda diantara pada 2015 lalu pelaku diketahui melakukan pemerkosaan di Kabupaten Biak dan setelah melakukan perbuatan tersebut pelaku melarikan diri ke Kabupaten Nabire.
 
Di Kabupaten Nabire tepatnya bulan Juni 2017 pelaku kembali melakukan tindak pidana pemerkosaan dan saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Biak Numfor.
 
"Bulan Oktober 2017, tepatnya hari Sabtu tanggal 7 Oktober 2017 pelaku kembali melakukan pemerkosaan anak dibawah umur yang dialami oleh APR bocah berumur 7 Tahun hingga pingsan," pungkas Kamal.


(Danial)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats