Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 12 September 2017 22:28 WIB

Kajati Kepri Perintahkan Program JMS Sasar Wilayah Pelosok

 
Jakarta, HanTer _ Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau (Kepri) Yunan Harjaka menyatakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di wilayah hukum Kepri harus menyentuh daerah pelosok, sehingga pelajar atau siswa yang mendapat pembelajaran hukum tidak terbatas pada sekolah yang mapan atau yang berada di perkotaan.
 
"Saya sudah perintahkan ke semua Kajari di wilayah Kepri supaya program Jaksa Masuk Sekolah dilaksanakan secara menyeluruh dan merata. Sehingga program tersebut bisa bermanfaat," ujar Yunan dihubungi Harian Terbit, Selasa (12/9/2017).
 
Yunan menegaskan, nantinya pada pertemuan pimpinan daerah, pihaknya akan menyampaikan kepada gubernur setempat supaya bisa membantu meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut dengan memberikan bantuan fasilitas, baik melalui pengusaha lokal maupun pemda.
 
"Kita konsen pada pendidikan hukum sejak dini," ujarnya.
 
 
Tekan Kenakalan Remaja
 
Sebelumnya  Kejaksaan Negeri Kabupaten Lingga, Kepri menggelar acara JMS.
 
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lingga Evan Apturedi yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Selasa (12/9/2017)  mengatakan program Jaksa Masuk Sekolah dilaksanakan untuk menekan kenakalan remaja.
 
"Pendidikan hukum ini untuk meningkatkan kesadaran hukum, sekaligus mencegah terjadinya kenakalan remaja pada era globalisasi ini," ujarnya.
 
Evan menjelaskan kesadaran hukum diharapkan dapat menekan angka pengguna narkoba, perkelahian, pelecehan seksual, dan penyalahgunaan media sosial. Selain itu, dalam program Jaksa Masuk Sekolah juga diberi pemahaman kepada pelajar tentang bahaya laten korupsi.
 
"Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah kami yang isi dengan menyosialisasikan peraturan tentang narkoba, tindak kekerasan dan tindak pidana korupsi," ucapnya.
 
Sosialisasi ini akan terus berlanjut ke sekolah lainnya di Kabupaten Lingga, khususnya SMA. Untuk kegiatan Sosialisasi di SMA Negeri 1 Singkep Barat sendiri, kegiatan yang dimulai sejak pagi pukul 09.00-12.00 Wib tersebut diikuti lebih dari 50 pelajar dari Kelas XI dan XII.
 
Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia, untuk memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat mulai dari usia remaja hingga masyakat umum.
 
"Anak-anak sangat antusiasme tadi mengikuti kegiatan kami. Kamis mendatang akan dilanjutkan," tuturnya.
 
Beberapa hari mendatang program jaksa masuk sekolah akan dijawalkan di Dabo Singkep, khususnya di SMA Negeri 1 Singkep. "Minggu depannya lagi akan kita laksanakan di tingkat SMP," terangnya.
 
Materi kegiatan ini sudah disusun sedemikian rupa, dengan tujuan untuk memberikan kesadaran hukum kepada siswa-siswi disekolah. " Dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran diharapkan para siswa ini akan menjadi generasi penerus yg handal dan berintegritas," terang Evan.
 
Selain pengenalan tentang hukum pemateri pada kegiatan ini juga memperkenalkan lembaga Adhyaksa ini, kepada siswa-siswi Sekolah yang bertujuan untuk mengenal lebih dekat tentang lembaga kejaksaan dan memberikan motivasi untuk mengabdi di lembaga hukum negara


(zamzam)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats